Merdeka Belajar Episode 9

    Sediakan UKT Hingga Rp12 Juta, Perhatikan Tiga Waktu Pendaftaran KIP-K

    Ilham Pratama Putra - 26 Maret 2021 15:33 WIB
    Sediakan UKT Hingga Rp12 Juta, Perhatikan Tiga Waktu Pendaftaran KIP-K
    Ilustrasi. Foto: MI/Barry Fathahillah



    Jakarta:  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga Rp12 juta per semester bagi mahasiswa melalui Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).  Nadiem memaparkan ada tiga batas waktu di tahun ini, agar mahasiswa mendapatkan bantuan tersebut.

    Batas waktu yang pertama ada pada jalur Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN). Calon mahasiswa harus mendaftar KIP-K paling akhir pada 1 April 2021.






    "Ini UTBK sampai 1 April, jadi tolong cepat, yang tadi belum pede (percaya diri), karena KIP-K sudah berubah kebijakannya kami anjurkan adik-adik, orang tua untuk meraih mimpinya masuk sekolah (universitas) terbaik kita," kata Mendikbud Nadiem Makarim dalam peluncuran Merdeka Belajar Episode 9: KIP-K Merdeka, Jumat, 26 Maret 2021.

    Batas waktu pendaftaran KIP Kuliah yang kedua berkisar pada Agustus hingga Oktober 2021. Jalur yang kedua ini bagi calon mahasiswa yang ingin masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lewat jalur mandiri.

    "Batas waktu KIP Kuliah lewat jalur mandiri ini sesuai jadwal seleksi mandiri setiap PTN," terang Nadiem.

    Jalur yang ketiga, yakni mahasiswa yang mengincar Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Pada tahun ini kebijakan terbaru KIP-K juga berlaku bagi calon mahasiswa yang ingin kuliah di PTS.

    "Untuk jalur yang ketiga ini, batas waktu pendaftaran KIP Kuliahnya di Oktober 2021," terangnya.

    Adapun anggaran untuk KIP-K tahun ini naik dari tahun sebelumnya. Pada 2020 alokasi anggaran sebesar Rp1,3 triliun, sementara tahun ini ditingkatkan menjadi Rp2,5 triliun.

    Baca juga:  Nadiem Luncurkan Merdeka Belajar Episode 9 'KIP Kuliah Merdeka'

    Nadiem menyebutkan, mahasiswa yang masuk dalam, prodi akreditasi A di universitas manapun baik negeri maupun swasta bakal mendapat bantuan minimal sebesar Rp8 juta per semester. Hingga maksimal mereka yang berada di prodi akreditasi A, ini akan mendapat bantuan sebesar Rp12 juta per semester.

    Sedangkan untuk mahasiswa program studi dengan akreditasi B akan diberikan dana KIP-K sebesar Rp4 Juta per semester.  Untuk mahasiswa program studi dengan akreditasi C ini akan diberikan dana KIP-K sebesar Rp2,4 juta per semester.

    Untuk biaya hidup, jika 2020 semua mahasiswa mendapatkan Rp700 per bulan, kini hal itu tak lagi berlaku. Pihaknya menerapkan klasterisasi berdasarkan indeks kemahalan.

    Untuk klaster satu diberikan biaya hidup sebesar Rp800 ribu per bulan, untuk klaster dua, diberikan Rp950 ribu per bulan, klaster tiga diberikan Rp1,1 juta per bulan. Kemudian untuk klaster empat diberikan Rp1,25 juta per bulan dan klaster lima diberikan Rp1,4 juta per bulan.


    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id