Kasus Covid-19 di Kalangan Pelajar Meningkat, BIN Ajak Siswa Ikut Vaksinasi

    Antara - 21 Juli 2021 19:57 WIB
    Kasus Covid-19 di Kalangan Pelajar Meningkat, BIN Ajak Siswa Ikut Vaksinasi
    Ilustrasi. Medcom.id



    Jakarta:  Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan mengajak para pelajar berusia 12-17 tahun di Semarang, Jawa Tengah untuk mengikuti kegiatan vaksinasi covid-19 demi menekan laju penularan virus korona.

    "Hari ini, sesuai dengan petunjuk Bapak Presiden (Joko Widodo), kami Badan Intelijen Negara melanjutkan program vaksinasi untuk anak-anak pelajar SMP yang khusus hari ini di Semarang, Karena kasus covid-19 pada anak-anak pelajar itu meningkat,” kata Budi Gunawan saat meninjau vaksinasi di SMPN 1 Semarang, Jawa Tengah, Rabu, 21 Juli 2021.

     



    Setidaknya, kelompok anak-anak menyumbang 9 persen dari total tingkat pasien positif (positivity rate) di Indonesia. “Satu dari tujuh orang yang terkena covid-19 di Indonesia adalah anak-anak,” ucap dia.

    Oleh karena itu, Budi menegaskan, bahwa vaksinasi untuk anak-anak usia 12-17 tahun penting untuk menjadi prioritas demi menekan angka penularan serta sebagai upaya mempercepat pembentukan kekebalan kelompok (herd immunity).  Program vaksinasi yang digelar oleh BIN, TNI, Polri, dan lembaga lain merupakan bagian dari upaya mempercepat vaksinasi di Tanah Air, sehingga target pemerintah menyuntikkan tiga juta dosis vaksin covid-19 per hari dapat tercapai.

    Jika itu terlaksana, pemerintah optimistis kekebalan kelompok kemungkinan tercapai pada akhir 2021.  Dalam kegiatan vaksinasi di SMPN 1 Semarang, pihak sekolah menyampaikan terima kasih atas bantuan BIN.

    Baca juga:  PPKM Level 4, Sektor Pendidikan 100% Daring

    “Kami ucapkan terima kasih kepada BIN yang telah mengadakan kegiatan vaksinasi pelajar ini. Kami harap program ini dapat diikuti oleh semua pelajar di Semarang,” kata Kepala SMPN 1 Semarang, Nining Sulistyaningsih.

    BIN sejak minggu lalu meluncurkan vaksinasi langsung ke rumah-rumah warga di enam provinsi, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, Kalimantan Timur, Riau, dan Sulawesi Selatan.

    BIN menargetkan dapat menyalurkan 3.000 dosis vaksin covid-19 dan paket sembako untuk 3.000 warga di Jawa Tengah.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental.

    Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
     
    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
     
    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id