Universitas Pancasila Bersama Kemenlu Kenalkan Profesi Diplomat kepada Mahasiswa

    Arga sumantri - 22 Juli 2021 16:42 WIB
    Universitas Pancasila Bersama Kemenlu Kenalkan Profesi Diplomat kepada Mahasiswa
    Program Internasional Pendidikan Dasar Prakualifikasi Profesi Diplomat. Dok UP.



    Jakarta: Fakultas Hukum Universitas Pancasila (FH UP) menggelar Program Internasional Pendidikan Dasar Prakualifikasi Profesi Diplomat. Kegiatan ini bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri dan Perutusan Tetap RI di New York. 

    Rektor UP Edie Toet Hendratno menyampaikan, program ini merupakan suatu kegiatan yang sangat tepat dan baik untuk meningkatkan kompetensi lulusan, baik softskills maupun hardskills. Harapannya, mahasiswa UP lebih siap dan mempunyai kemampuan yang relevan dengan kebutuhan zaman. 

     



    "Saya juga mendengar bahwa kegiatan Pendidikan Dasar Prakualifikasi Profesi Diplomat seperti yang dilakukan oleh FH UP bekerja sama dengan LHKI dan Kementerian Luar Negeri/PTRI New York kali ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan di Indonesia." kata Edie melalui keterangan tertulis, Kamis, 22 Juli 2021.

    Sementara, Dekan Fakultas Hukum Universitas Pancasila, Eddy Pratomo berharap dengan kegiatan ini mahasiswa lebih siap dan mempunyai kemampuan yang relevan terkait dengan diplomasi dan politik luar negeri.

    Baca: Pemerintah Bakal Libatkan Kampus Bentuk Konsorsium Pengadaan Laptop Merah Putih

    Ia menyebut penyelenggaraan kegiatan ini juga dalam rangka Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM). Salah satu yang disasar dari program ini adalah tercapainya Indeks Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi berupa kesiapan lulusan memasuki dunia kerja. 

    "Selama ini, banyak mahasiswa tertarik dengan profesi diplomat namun mereka belum mengetahui seluk-beluk membangun karir sebagai diplomat. Kegiatan Pendidikan dasar ini diharap dapat membuka wawasan mahasiswa mengenal profesi diplomat." kata Eddy.

    Acara yang digelar secara daring ini diikuti sekitar 500 mahasiswa baik berasal dari lingkungan Universitas Pancasila maupun perguruan tinggi lain. Dalam kegiatan ini, sejumlah diplomat senior berbagi pengalaman dengan para mahasiswa. Antara lain, Counsellor Politik Perutusan Tetap RI di New York Haryo Budi Nugroho, serta dua pejabat Kemenlu Gulardi Nurbintoro dan Mardhiah Ridha Muhammad.

    Haryo Budi memaparkan lingkup tugas urusan diplomatik berdasarkan the 1961 Vienna Convention on Diplomatic Relations and the 1963 Vienna Convention on Consular Relations.

    Sementara, Gulardi menjelaskan mengenai kualifikasi dan kompetensi yang dibutuhkan untuk menjadi seorang diplomat. Mardhiah berbagi pengalaman mengenai pendidikan karir diplomat.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id