Peningkatan Kualitas PJJ Lebih Penting Ketimbang Menyusun Kurikulum Baru

    Ilham Pratama Putra - 21 September 2020 14:24 WIB
    Peningkatan Kualitas PJJ Lebih Penting Ketimbang Menyusun Kurikulum Baru
    Ilustrasi. Foto: MI/Bary Fathahilah.
    Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) diketahui sedang merancang kurikulum 2021. Draf diduga berisi poin penyusunan kurikulum 2021 bocor ke publik dan memantik polemik.

    Wakil Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menilai penyusunan kurikulum 2021 itu tergesa-gesa. Terlebih, momentumnya dirasa tidak tepat karena dilakukan di tengah pandemi virus korona (covid-19).

    "Momentumnya juga tidak tepat. Kita lagi fokus bagaimana kualitas selama Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) ditingkatkan. Kemendikbud harusnya fokus pelayanan kepada anak-anak kita. Baik yang PJJ luring maupun daring," kata Satriwan kepada Medcom.id, Senin, 21 September 2020.

    Baca: Nadiem Diminta Libatkan DPR dalam Penyederhanaan Kurikulum

    Dia pun mempertanyakan penyusunan kurikulum 2021 ini yang terkesan dilakukan secara diam-diam. Tidak ada pemangku kepentingan yang dilibatkan, meskipun saat ini kurikulum baru itu masih berbentuk draf.

    Menurutnya, kurikulum 2013 (Kurtilas) masih layak untuk digunakan. Sebab, saat penyusunannya pada 2010, kurikulum 2013 diproyeksikan hingga 2045.
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id