Pakar: Eucalyptus untuk Antivirus Korona Butuh Penelitian

    Ilham Pratama Putra - 12 Mei 2020 17:14 WIB
    Pakar: Eucalyptus untuk Antivirus Korona Butuh Penelitian
    Antivirus berbasis eucalyptus. Foto: dok Kementerian Pertanian
    Jakarta: Pakar obat-obatan tradisional dari Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (Unair), Mangestuti menyebut tak ada data jika senyawa eucalyptus mampu menangkal virus korona (covid-19). Masyarakat diminta berhati-hati pada isu beredar.

    "Wah kalau soal eucalyptus untuk covid belum ada data. Jadi belum boleh diklaim itu ya. Harus ada penelitian lanjut," kata Mangestuti kepada Medcom.id, Selasa, 12 Mei 2020.

    Mangestuti menjelaskan, jika eucalyptus merupakan senyawa minyak atsiri. Senyawa itu kerap berada para balsem, inhaler, roll on, salep, dan lain sebagainya.

    "Apalagi bentuknya balsem. Belum ada data balsem bisa untuk covid. Minyak atsiri memang mempunyai aktivitas antibakteri dan antivirus, tapi hanya untuk flu ringan dan pegal," jelasnya.

    Baca: Kementan Luncurkan Antivirus Korona Berbahan Eucalyptus

    Sebelumnya, Kementerian Pertanian meluncurkan inovasi antivirus berbasis eucalyptus. Produk tersebut merupakan hasil uji lab para peneliti pertanian yang diklaim mampu menangkal penyebaran virus korona.

    Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan eucalyptus telah berhasil diuji terhadap virus influenza, virus Beta, dan gamma corona dengan kemampuan membunuh virus sebesar 80-100 persen.

    Saat ini terdapat 700 jenis eucalyptus di dunia dengan kandungan bahan aktif yang beragam. Namun, bahan aktif utamanya terdapat pada cineol-1,8 yang memiliki manfaat sebagai antimikroba dan antivirus.

    "Insyaallah ini akan berhasil. Oleh karena itu tidak ada alasan untuk takut terhadap virus ini, tetapi kita juga harus terus waspada. Saya berharap inovasi ini bisa cepat dibagikan kepada masyarakat luas," ungkap Syahrul.



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id