comscore

Berubah Status Jadi PTNBH, UB Pastikan UKT Tidak Naik

Daviq Umar Al Faruq - 01 Januari 2022 22:35 WIB
Berubah Status Jadi PTNBH, UB Pastikan UKT Tidak Naik
Kampus UB. Foto: Dok. UB
Malang:  Universitas Brawijaya (UB) menegaskan tidak ada kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) setelah perubahan status UB menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH).  Sebelumnya beredar kabar bahwa UB bakal menaikkan UKT dan akan ada perubahan struktur organisasi baik di tingkat universitas maupun pada level kepegawaian. 

Wakil Rektor UB bidang Umum dan Keuangan, Gugus Irianto menjelaskan, mengatakan dengan status baru UB sebagai PTNBH, prinsip yang dipegang UB tetap tidak mencari keuntungan atau nirlaba. 
"PTN status apapun itu di Indonesia adalah sesuatu yang prinsipnya tidak mencari keuntungan atau nirlaba. PTNBH apapun namanya universitas kita tetap memperhatikan aturan-aturan berlaku," katanya.

Gugus menambahkan, di tingkat universitas, UB mempunyai tiga organ yaitu Majelis Wali Amanat (MWA), Rektor dan Senat Akademik Universitas (SAU). 

Sedangkan pada level kepegawaian akan ada perubahan struktur yang disesuaikan dengan Organisasi dan Tata Kelola (OTK) yang telah diaahkan. 

Baca juga:  IKA ITS Beri Beasiswa untuk Mahasiswa Baru dan On Going, Ini Link-nya

Dari segi keuangan, mantan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ini mengungkapkan UB tetap memperhatikan masyarakat dengan sejumlah anggaran yang telah disiapkan 

"Kita menyiapkan anggaran lebih dari 25 persen bahkan jauh lebih banyak dari itu yang dapat bantuan sehingga tidak ada alasan kuliah di UB tidak punya uang," katanya. 

Gugus menjelaskan, perbedaannya dibandingkan dengan universitas satker dan BLU, UB lebih fleksibel dalam mengatur organisasinya.  "InsyaAllah dengan sumber pendanaan dari inovasi dan bidang usaha yang dimiliki UB, akan bisa membantu UKT mahasiswa. Saat ini ada 30 persen lebih mahasiswa yang mempunyai keringanan UKT," katanya. 

Sedangkan dalam bidang kemahasiswaan, Wakil Rektor III mengatakan tidak ada yang berubah dalam kegiatan kemahasiswaan.  Namun di tahun 2022, bidang kemahasiswaan akan ada dua di rektorat yaitu kemahasiswaan, pengembangan karier dan alumni.

Hal ini yang membuat Unit Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (UPKK) akan dilebur menjadi Direktorat Pengembangan Karir dan Alumni. "Jadi UPKK sudah tidak ada. Dia jadi direktorat dan dibawah WR III," katanya. 

Sementara dalam bidang kerja sama, Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama, Moch. Sasmito Djati, mengakui ada beberapa hal yang saat ini sedang dipersiapkan di bidang kerjasama, antara lain dengan TNI dan perusahaan swasta atau BUMN. 

Kerja sama dengan TNI dilakukan dalam bidang pembangunan perumahan rakyat.  "Di awal tahun kita akan membuat PT untuk mendirikan usaha di bidang perumahan rakyat untuk rumah sehat dengan harga terjangkau. Rumah sehat itu yang dindingnya anti bakteri tapi murah. Saat ini sedang proses pengujian. Dalam program ini kita bekerja sama dengan TNI untuk membangun perumahan-perumahan TNI," katanya. 

Sementara kerja sama dengan BUMN dan perusahaan swasta akan dilakukan untuk membantu memasarkan hasil riset dan inovasi yang dimiliki UB. 

"Seperti yang diketahui dulu dengan Belgia dan Jerman dapat soft loan untuk membantu pembangunan RSUB. Lalu kita mendapatkan bantuan hibah dari Uni Eropa untuk membangun infectious disease yang akan dikelola di bawah LSIH. Output dari pembangunan tersebut nantinya penelitian atau inovasi yang bisa dijual ke masyarakat. Insyaallah akhir bulan ini loan agreement akan kita tandatangani," katanya. 

Untuk mengkoordinir riset dan inovasi, akan berada dibawah Wakil Rektor V. "Jadi awal tahun nanti UB akan punya lima wakil rektor," katanya. 

(CEU)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id