Nadiem Dorong Mahasiswa Optimalkan Program Kampus Merdeka

    Medcom - 14 September 2021 19:56 WIB
    Nadiem Dorong Mahasiswa Optimalkan Program Kampus Merdeka
    Menteri Nadiem (kiri) saat membuka PKKMB Unkris. Foto: Tangkapan layar virtual



    Bekasi: Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim mendorong mahasiswa mengoptimalkan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MB-KM). Program ini memberikan kesempatan mahasiswa untuk belajar di luar kampus.

    "Ini kesempatan mahasiswa untuk belajar, baik di luar prodinya maupun di luar kampusnya, selama tiga semester," ujar Nadiem dalam video sambutan pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Krisnadwipayana (Unkris), seperti dalam keterangan tertulis, Selasa, 14 September 2021.

     



    PKKMB Unkris tahun ajaran 2021-2022 digelar virtual. Lebih dari 1.000 mahasiswa baru dari berbagai program studi dan fakultas mengikuti rangkaian PKKMB yang berlangsung selama tiga hari.

    Menurut Nadiem, ada banyak program yang bisa diikuti oleh mahasiswa melalui MB-KM. Mulai dari magang di perusahaan atau organisasi-organisasi sosial, membangun desa, melakukan riset, dan mengerjakan proyek kemanusiaan. Selain itu, mahasiswa dapat merancang dan merintis wirausaha, melakukan pertukaran di dalam maupun luar negeri, atau mengajar di sekolah SD dan SMP melalui program Kampus Mengajar.

    "Semua program ini kami rancang untuk memberikan peluang bagi mahasiswa dengan keragaman minat dan ketertarikan untuk mendapatkan pengalaman-pengalaman yang tidak didapatkan dalam kelas. Pengalaman-pengalaman itu akan menjadi kendaraan dan bekal untuk meraih mimpi masa depan," kata dia.

    Keunggulan dari program Kampus Merdeka, jelas Nadiem, adalah mahasiswa tidak perlu mengorbankan masa studinya. "Kami mewajibkan perguruan tinggi untuk menerapkan transfer kredit dengan hitungan 20 SKS untuk setiap program Kampus Merdeka," paparnya.

    Baca: Kemendikbudristek Buka Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka 2021

    Rektor Unkris, Ayub Muktiono, mengingatkan bahwa penting bagi mahasiswa untuk beradaptasi dalam pergaulan. Sebagai manusia dewasa, mahasiswa harus pandai bergaul dan pintar memilih teman. "Karena karakter kalian juga akan terbentuk oleh siapa teman yang diajak bergaul,” ujarnya.



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id