IKA UNS Peduli

    Gibran Bakal Wajibkan ASN Penyintas di Solo Jadi Pendonor Plasma Konvalesen

    Citra Larasati - 23 Juli 2021 23:44 WIB
    Gibran Bakal Wajibkan ASN Penyintas di Solo Jadi Pendonor Plasma Konvalesen
    Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka. Foto: Zoom



    Jakarta: Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka mengakui bahwa kota Solo mengalami kekurangan pasokan plasma konvalesen.  Untuk itu Gibran akan mewajibkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) penyintas covid-19 yang ada di balai kota, TNI, juga Polri untuk menjadi pendonor plasma konvalesen.

    "Dalam waktu dekat saya sudah instruksikan ke Pak Sekda untuk mencari ASN penyintas yang ada di balai kota. Akan saya wajibkan untuk menjadi pendonor, termasuk juga dari TNI, Polri yang penyintas," kata Gibran dalam Go Live, Gotong Royong Bantuan Kemanusiaan Ikatan Keluarga Alumni Universitas Sebelas Maret (IKA UNS) Peduli Covid-19 yang digelar secara daring, Jumat malam, 23 Juli 2021.

     



    Pernyataan itu disampaikan Gibran dalam kesempatan tersebut, saat menjawab pertanyaan tentang sulitnya mendapat donor plasma konvalesen dan stoknya yang sering kosong di Solo.  Menurut Gibran hal ini juga kerap dikeluhkan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Solo kepadanya.

    Namun ia memaklumi, sebab donor plasma konvalesen sendiri merupakan sesuatu yang baru bagi masyarakat.  Untuk itu ia mengajak para penyintas covid-19 yang memenuhi kriteria menjadi pendonor plasma konvalesen untuk berkontribusi meningkatkan keselamatan para pasien covid-19.  

    "Yang namanya donor plasma konvalesen ini sesuatu yang baru, banyak yang belum paham.  Saya juga penyintas, baru Senin kemarin dinyatakan negatif.  Ke depan saya akan lebih intens lagi untuk mempromosikan donor plasma ini, penyintas harus sesering mungkin didorong donorkan plasmanya," beber Gibran.

    Baca juga:  OJK Ajak Alumni UNS Keroyok Percepatan Penanganan Covid-19

    Ia juga berjanji akan lebih intensif lagi berkoordinasi dengan PMI, agar kota Solo tidak kekurangan stok plasma konvalesen.  "Lebih intens koordinasi dengan PMI agar stok donor plasma kita enggak kekurangan terus, karena selama ini kita kekurangan terus," ujar Gibran.

    Terapi plasma konvalesen adalah terapi yang dilakukan dengan pemberian plasma atau cairan darah.  Cairan ini diambil dari seseorang yang mengandung zat antibodi terhadap penyakit tertentu dan diberikan kepada pasien yang sedang sakit.

    Gibran mengatakan, wabah covid-19 telah mengubah tatanan kehidupan masyarakat. "Dampak pandemi yang dirasakan masyarakat ini sungguh luar biasa, tidak hanya ganguan kesehatan dan jiwa," kata Gibran

    Gibran mengatakan, bahwa percepatan penanganan covid-19 tidak hanya menjadi urusan tenaga kesehatan (nakes) yang selama ini telah menjadi garda terdepan dalam merawat para pasien covid-19.  Namun masyarakat umum juga dapat ikut berkontribusi, dengan mematuhi protokol kesehatan.

    "Ini harus keroyokan," tutup Gibran.

    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id