comscore

Forum Rektor Indonesia Minta Permendikbudristek PPKS Diperbaiki

Ilham Pratama Putra - 09 November 2021 13:23 WIB
Forum Rektor Indonesia Minta Permendikbudristek PPKS Diperbaiki
Ketua Forum Rektor Indonesia, Panut Mulyono. Foto: Medcom.id/Citra Larasati
Jakarta: Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Permendikbudristek) nomor 30 tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) menuai kontroversi. Sebab, dalam pasal 5 Permendikbudristek tersebut seolah tersirat tindakan kekerasan seksual bisa dilegalkan jika mendapat persetujuan korban.

Agar tak memunculkan interpretasi negatif semacam itu, Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI), Panut Mulyono meminta agar redaksional dari Permendikbudristek diperbaiki. Agar tak ada kesalahpahaman di tengah masyarakat.
"Kalau saran saya, ya silakan diperbaiki saja, agar apa yang tertulis di Permendikbudristek itu tidak menjadi multitafsir.  Tidak menimbulkan interpretasi yang berbeda. Dalam arti sesuatu yang diizinkan misalnya suka sama suka diartikan boleh, ya tidak begitu," kata Panut kepada Medcom.id, Selasa, 9 November 2021.

Menurutnya, sangat disayangkan jika Permendikbudristek itu malah menuai interpretasi yang buruk dari masyarakat.  Pasalnya, tujuan dari Permendikbudristek itu dinilai sangat baik.

"Sebetulnya saya yakin maksud dari pembuatan Permendikbud itu bukan berarti yang diizinkan atau disetujui itu boleh, misal bukan muhrimnya, bagaimanapun norma kan tidak mengizinkan hal itu semacam itu," tutur dia.

Baca juga:  Muhammadiyah Minta Permendikbudristek Penanganan Kekerasan Seksual Direvisi

Panut pun meyakini jika Permendikbudristek nomor 30 tahun 2021 itu akan mampu menumbuhkan kehidupan kampus yang manusiawi dan bermartabat. Lingkungan kampus akan menjadi daerah tanpa kekerasan seksual.

"Kalau dari sisi tujuan Permendikbudristek itu bagus ya, untuk menumbuhkan kehidupan kampus yang manusiawi, bermartabat, setara, inklusif, kolaboratif dan dan tanpa kekerasan di antara mahasiswa, pendidik, tenaga kependidikan dan seluruh warga kampus. Kemudian Permendikbudristek ini harapannya sebagai pedoman bagi Perguruan Tinggi untuk menyusun kebijakan dan pengambilan tindakan terkait PPPK di kampus maupun luar kampus," tutupnya.

(CEU)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id