• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 22 SEP 2018 terkumpul RP 20.111.547.901

Sistem Zonasi Diharapkan Dongkrak APM

Sekolah Negeri Banyak Dinikmati Oleh Siswa Kaya

Citra Larasati - 12 Juli 2018 16:02 wib
Pengamat Pendidikan dari Eduspec Indonesia, Medcom.id/Citra
Pengamat Pendidikan dari Eduspec Indonesia, Medcom.id/Citra Larasati

Jakarta:  Angka Partisipasi Murni (APM) di seluruh jenjang pendidikan mengalami stagnasi, kenaikannya tidak sampai 1 persen sepanjang 2014-2018.  Sistem zonasi diharapkan dapat mendorong percepatan peningkatan APM tersebut.

Pengamat pendidikan dari Eduspec Indonesia, Indra Charismiadji mengatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kenaikan APM di seluruh jenjang pendidikan tidak sampai 1 % sejak 2014.  Hal tersebut terjadi, karena layanan sekolah gratis yang diberlakukan pemerintah pada sekolah negeri lebih banyak dinikmati oleh siswa yang berasal dari keluarga ekonomi menengah ke atas.

"Selama ini masuk sekolah negeri menggunakan seleksi prestasi akademik, siswa yang nilainya baik memiliki kesempatan lebih besar masuk sekolah negeri," kata Indra dalam diskusi pendidikan bertema Penerapan Sistem Zonasi dan Dampaknya Bagi Pemerataan Kualitas Pendidikan Nasional, di Senayan, Jakarta, Kamis, 12 juli 2018.

APM adalah perbandingan antara siswa usia sekolah tertentu pada jenjang pendidikan dengan penduduk usia yang sesuai dan dinyatakan dalam persentase.

Sementara jika ditelaah lebih jauh lagi, siswa dengan nilai akademik tinggi memiliki banyak kemudahan untuk mengakses layanan internet, buku, bimbingan belajar, juga gizi yang baik.  "Dan itu hanya bisa didapat oleh siswa dari keluarga mampu," ujar Indra.

Baca: Siswa Tak Tertampung PPDB Dijamin Tetap Dapat Sekolah

Sementara siswa dari keluarga tidak mampu, seringkali kesulitan untuk mengakses layanan tersebut. Akibatnya, nilai akademik siswa dari ekonomi menjadi rendah sehingga sulit bersaing untuk masuk sekolah negeri.

"Akibatnya siswa yang tidak mampu secara ekonomi tergusur dari sekolah negeri, dan hanya mampu sekolah di swasta yang bukan favorit.  Sekolah swasta yang kualitasnya biasa-biasa saja," ungkap Indra.

Kondisi ini menjadi tidak adil, karena sekolah negeri saat ini mendapat bantuan pembiayaan penuh dari pemerintah melalui berbagai skema, salah satunya Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

"Jadi, sekolah negeri sekarang mayoritas isinya justru berasal dari  siswa dari keluarga kaya, itu fakta," tegas Indra.

Indra berharap, sistem zonasi yang diterapkan pemerintah dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dapat terus dievaluasi dan diperbaiki.  Sehingga dapat mewujudkan pemerataan akses layanan pendidikan, terutama bagi siswa dari keluarga tidak mampu agar mendapat kesempatan yang sama untuk bersekolah di sekolah negeri, yang notabene dibiayai oleh uang negara.

"Sistem zonasi ke depan harusnya tidak lagi menggunakan seleksi berdasarkan nilai UN atau prestasi akademik lagi, tapi benar-benar siswa yang berada di sekitar sekolah agar mendapat hak bersekolah," tandas Indra.


(CEU)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.