Pakar UNS: 'Janda Bolong' Mampu Dongkrak Perekonomian

    Citra Larasati - 13 Oktober 2020 19:58 WIB
    Pakar UNS: 'Janda Bolong' Mampu Dongkrak Perekonomian
    Tanaman hias Janda Bolong. Foto: ANT/Fanny Octavianus
    Jakarta:  Tanaman hias 'Janda Bolong' atau Monstera adansoni variegata akhir-akhir ini menjadi viral di tengah masyarakat.  Harga tanaman Janda bolong tersebut bisa mencapai ratusan juta rupiah di pasaran.

    Pakar Tanaman Fakultas Pertanian (FP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Eddy Tri Haryanto mengatakan, tanaman hias Janda Bolong memang memiliki keunikan tersendiri. Yaitu memiliki keindahan pada daunnya yang memiliki lubang.

    Terkhusus pada jenis Variegata ini yang memiliki warna unik pada daun yaitu hijau putih, maka tidak heran jika harganya bernilai jual tinggi.

    “Karena unik itu, banyak masyarakat yang nyari dan jadi fantastik harganya. Terlebih bagi mereka yang memiliki hobi mengoleksi tanaman hias, pasti berburu tanaman unik ini,” terang Eddy, dalam keterangan tertulis, Selasa, 13 Oktober 2020.

    Tanaman hias, termasuk Janda Bolong memang memiliki potensi yang luar biasa. Bahkan potensi pasar tanaman hias tidak hanya berada di dalam negeri, melainkan juga bisa ke luar negeri.

    Baca juga:  Rektor UNS Percaya UU Cipta Kerja Melindungi Buruh

    Eddy menilai ini bisa menjadi sarana untuk menggeliatkan kembali perekonomian, terlebih di masa pandemi covid-19.  “Karena banyak yang mencari, maka di sini ada perputaran uang. Sehingga viralnya tanaman hias khususnya Janda Bolong ini bisa membantu mendongkrak perekonomian di negeri ini,” katanya.

    Menurut Eddy, keberadaan tanaman hias ini dapat menjadi peluang usaha tersendiri. Hanya saja sebelum menggeluti usaha tanaman hias, perlu mendalami ilmunya terlebih dahulu.

    Tak heran, Eddy pun menyarankan untuk bertanya dan berdiskusi dengan ahli-ahli tanaman hias agar memperoleh ilmu terkait usaha di bidang tanaman hias. “Jadi bisa dipelajari dulu bagaimana merawat tanaman, cara pemasaran, dan lain sebagainya,” imbuhnya.

    Termasuk ketika sedang budi daya tanaman Janda Bolong. Perawatan tanaman Janda Bolong ini terbilang mudah. Eddy berpesan supaya tetap menjaga kualitas dan stadarisasi tanaman supaya harganya tetap stabil dan diburu banyak orang. 

    (CEU)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id