Prodi dengan Serapan Kerja Rendah Bakal Ditutup

    Agus Utantoro - 21 Januari 2020 18:53 WIB
    Prodi dengan Serapan Kerja Rendah Bakal Ditutup
    Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani
    Jakarta:  Program studi di perguruan tinggi yang serapan tenaga kerjanya kecil akan ditutup. Hal itu menjadi salah satu kebijakan besar Mendikbud, Nadiem Makarim di bidang Pendidikan Tinggi yang akan diumumkan dalam waktu dekat.

    "Program studi yang 80% lulusannya tidak terserap oleh dunia industri akan ditutup," kata Pelaksana Tugas Sekretaris Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Aris Junaini di depan peserta Studium Generale bertema Arah Kebijakan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi di Universitas Negeri Yogyakarta, Senin, 20 Januari 2020. 

    Aris menambahkan, mendikbud segera mengumumkan empat kebijakan besar yang diharapkan bermanfaat untuk memperbaiki permasalahan pendidikan di Indonesia.  Empat kebijakan besar tersebut, lanjut Aris, merupakan tekad besar pemerintah untuk memperbaiki kualitas pendidikan.

    Karena itu Kemendikbud akan melakukan pembenahan secara menyeluruh termasuk memantau sejumlah program studi yang serapan kerjanya kecil.  

    "Terhadap program studi (prodi) yang serapan kerjanya kecil ini kalau tidak efektif akan dibubarkan," kata Aris seraya menolak menyebutkan prodi apa saja yang akan dibubarkan.

    Aris juga menjelaskan, perguruan tinggi yang sudah terakreditasi A diberi otonomi seluas-luasnya.

    "Boleh membuka dan menutup prodi sesuai kebutuhan," kata Aris.

    Bahkan lama akreditasi, lanjut Aris dapat diperpanjang hingga 10 tahun. Sedangkan program studi yang 80% tidak terserap oleh dunia industri akan ditutup. Acara yang dibuka oleh Rektor UNY Sutrisna Wibawa diikuti lebih dari seribu dosen dari seluruh fakultas di UNY, dalam rangka mengawali perkuliahan semester genap tahun akademik 2019/2020. 



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id