Kemendikbud Dorong Pengembangan Desa Berbasis Kebudayaan

    Citra Larasati - 15 Agustus 2020 08:08 WIB
    Kemendikbud Dorong Pengembangan Desa Berbasis Kebudayaan
    Dirjen Kebudayaan, Hilmar Farid. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama
    Jakarta:  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan menggelar Program Desa Pemajuan Kebudayaan. Program ini akan dilakukan dalam beberapa tahapan kegiatan, mulai dari Bincang Santai Seri Temukenali Budaya Desaku, Lomba Cerita Budaya Desaku, dan Pendampingan Pengembangan Potensi Masyarakat Desa di Bidang Kebudayaan. 

    Direktur Jenderal Kebudayaan, Hilmar Farid Kemendikbud menyampaikan, bahwa Program Desa Pemajuan Kebudayaan bertujuan untuk menemukenali kembali potensi yang dimiliki desa. Sehingga masyarakat dapat mengembangkan dan memanfaatkannya untuk kesejahteraan melalui penguatan ekosistem budayanya.
      
    “Harapan kami ke depannya program ini dapat menjadi pintu masuk untuk perangkat desa dalam membuat kebijakan desa yang berbasis kebudayaan. Saat ini adalah momen yang tepat untuk kita kembali ke desa, menguatkan ketahanan budaya desa sebagai pendorong pembangunan yang berkelanjutan,” jelas Hilmar, dalam Webinar program Desa Pemajuan Kebudayaan, Jumat, 14 Agustus 2020.

    Desa-desa, kata Hilmar, menyimpan ragam kekayaan budaya lokal yang perlu digali kembali, dilestarikan, dan diwariskan. Desa memiliki cerita sejarah, objek pemajuan kebudayaan, dan cagar budaya, namun seringkali hanya menjadi penonton.
     
    “Desa adalah kekuatan kita yang paling kecil. Ketika budaya desa maju, maka Indonesia akan maju juga karena kebudayaan nasional adalah kumpulan dari kebudayaan-kebudayaan yang ada di desa, menyatu menjadi Indonesia,” ujar Hilmar.

    Guru Besar Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia, Melani Budianta menyampaikan, bahwa budaya setempat lahir sebagai upaya manusia untuk bersinergi dengan alam lingkungannya.  Bahkan hidup berkelanjutan atas pengelolaan alam lingkungannya, menata relasi sosial antarwarga untuk menghindari konflik.

    Baca juga:  Kegiatan Seni Tak Perlu Sembunyi-sembunyi Lagi Saat Pandemi

    Termasuk untuk menjaga kekerabatan, kerukunan, kerja sama dan memecahkan masalah bersama. membuat inovasi atau kreativitas untuk membuat hidup bersama menjadi lebih indah dan lebih bermakna,  Kemudian juga membuat strategi adaptasi dan solusi terhadap perubahan zaman, membangun spritualitas (keserasian dengan pencipta, alam ciptaan dan semesta), dan mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi mendatang.

    Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pelayanan Sosial Dasar, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Bito Wikantosa menyampaikan, program ini diharapkan dapat menghadirkan dinamika kehidupan desa sebagai wujud kebudayaan. Tujuan akhir pembangunan desa adalah mencapai SDGs Desa, atau pembangunan desa yang berkelanjutan.

    Sementara itu, Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Ditjen Kebudayaan Kemendikbud, Restu Gunawan menambahkan, program ini dapat menjadi sarana untuk mengembangkan ekosistem budaya di desa.  Salah satunya demi tercapainya Pemajuan Kebudayaan di berbagai lapisan masyarakat.

    (CEU)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id