117 Guru dan Tendik Diganjar Penghargaan

    Intan Yunelia - 16 Agustus 2018 07:12 WIB
    117 Guru dan Tendik Diganjar Penghargaan
    Malam Apresiasi Pemilihan GTK Berprestasi dan Berdedikasi Tahun 2018, Humas Kemendikbud.



    Jakarta:  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy menyerahkan penghargaan kepada 117 GTK Berprestasi dan Berdedikasi Tahun 2018.

    "Anda yang hadir di sini semuanya adalah juara. Kepada yang malam ini dinyatakan sebagai pemenang, saya ucapkan selamat. Kepada yang belum, tetap semangat meningkatkan kompetensi dan memberikan layanan terbaik demi kemajuan pendidikan di Indonesia," kata Muhadjir, pada Malam Apresiasi Pemilihan GTK Berprestasi dan Berdedikasi Tahun 2018, di Plaza Insan Berprestasi, Kemendikbud, Jakarta, Rabu malam, 15 Agustus 2018.

     



    Sebagai pendidik, kata Muhadjir, guru memiliki peran yang sangat penting dan strategis, serta menjadi faktor utama keberhasilan proses belajar mengajar di sekolah. Oleh karena itu, kualitas guru dan tenaga kependidikan menentukan kualitas pembelajaran dalam rangka menumbuh kembangkan potensi yang dimiliki setiap individu peserta didik.

    "Guru yang tidak hanya mengajar, tetapi berhasil menyentuh hati dan jiwa peserta didik, akan dapat membentuk karakter anak," kata Muhadjir.

    Muhadjir mengajak seluruh masyarakat, menjadikan Pemilihan GTK Berprestasi dan Berdedikasi 2018 ini untuk terus membangun peradaban bangsa Indonesia. Sehingga menjadi bangsa yang berbudaya, cerdas, bermutu, berkarakter, dan mampu bersaing dalam kancah pergaulan internasional.

    Pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi dan Berdedikasi Tingkat Nasional 2018 diselenggarakan mulai 11-18 Agustus 2018. Ajang tahunan bergengsi ini diikuti 908 orang GTK, yang terdiri dari unsur guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, dan tenaga kependidikan, yang merupakan perwakilan dari 34 provinsi.

    Tahun ini kategori mata lomba dibagi menjadi 39 kategori, dan ditentukan pemenang juara I, II, dan III untuk semua kategori lomba.  "Penilaian tidak lagi hanya fokus pada kompetensi teknis dan akademis tetapi juga meliputi soft skill mencakup kompetensi sosial. Peserta diuji kemampuannya bekerja sama, berkomunikasi, pemecahan masalah, dan literasi digital," kata Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemendikbud, Supriano.

    Baca: Reshuffle, PGRI Minta Pengangkatan 100 Ribu Guru Tetap Jalan

    Para peserta juga diuji kedalaman pemahamannya tentang nasionalisme, dan cinta Tanah Air yang dikemas dalam bentuk aktivitas permainan, dan tugas proyek kelompok. "Tahun ini sistem pemberkasan dilakukan secara paperless," terang Supriano.

    Penjurian dilakukan oleh para profesional dari berbagai unsur, di antaranya perguruan tinggi, Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK), Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), Perpustakaan Nasional, serta praktisi dari industri.

    "Profesi guru dan tenaga kependidikan akan selalu ada, dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Maka, peningkatan kemampuan profesionalisme GTK mutlak dilakukan," ujar Supriano.

    Melalui kegiatan Pemilihan GTK Berprestasi dan Berdedikasi, diharapkan dapat memberikan rasa kebanggaan dan motivasi bagi para GTK tanah air. "Serta membangkitkan tekad yang semakin kuat untuk terus memberikan pengabdian terbaik melalui karya-karya inovatif, inspiratif dan dedikasi yang tinggi," pungkas Supriano.

    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id