Unsoed Buka Prodi Baru Karawitan, Tari, dan Pedalangan.

    Citra Larasati - 15 Oktober 2021 11:56 WIB
    Unsoed Buka Prodi Baru Karawitan, Tari, dan Pedalangan.
    Kampus Unsoed. Foto: Dok. Unsoed



    Jakarta:  Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, menggagas tiga program studi atau prodi baru untuk mengembangkan seni dan budaya daerah. Ketiga prodi yang akan dibuka yaitu karawitan, tari, dan pedalangan.

    Rektor Unsoed, Suwarto MS mengatakan, pendirian prodi ini merupakan keinginan dari masyarakat lewat beberapa tokoh masyarakat Banyumas yang peduli dengan budaya lokal. Mereka menginginkan keberadaan kampus atau pendidikan tinggi yang mendidik generasi muda dan menghasilkan lulusan yang diharapkan mengembangkan budaya agar lebih terkenal dan dicintai masyarakat.

     



    "Pada prinsipnya kami siap mendukung untuk mendidik generasi muda yang mencintai budaya dan mengembangkan budaya Banyumas, sehingga ke depan pada era teknologi ini makin berkembang dan eksis," ungkap Rektor, dikutip dari keterangan tertulis Unsoed, Jumat, 15 Oktober 2021.

    Bupati Banyumas, Achmad Husein menyampaikan aspirasi tersebut. Dari hasil dialog tersebut, pihaknya memberikan respons positif karena budaya di wilayah Banyumas Raya yang memiliki ciri khas tersendiri harus dilestarikan dan dikembangkan.

    "Unsoed sudah punya FIB (Fakultas Ilmu Budaya), tapi kebanyakan prodi sastra dan belum ada (prodi) budaya. Ternyata dosen-dosen di sana juga ingin membuka prodi budaya," tuturnya.

    Lebih lanjut Rektor mengatakan, Unsoed akan membentuk tim yang terdiri dari akademisi, budayawan, pecinta budaya untuk menyiapkan prodi ini. Sesuai Permendikbud No 7 Tahun 2020, Unsoed  harus mengusulkan pendirian prodi baru ke Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi.

    "Memang prosedurnya izin ke Kemendikbud. Kami berusaha dulu semaksimal mungkin. Intinya secepat mungkin untuk segera mendirikan prodi tersebut," jelasnya.

    Baca juga:  Itera Buka Prodi Rekayasa Tata Kelola Air Terpadu, Ini Syarat Menjadi Mahasiswanya

    Sementara itu, Bupati Banyumas, Achmad Husein mengatakan, saat prodi tersebut dibuka, pihaknya akan memberikan dukungan berupa beasiswa bagi calon mahasiswa yang ingin mendalami seni budaya Banyumasan. Sebab, peminat di bidang tersebut saat ini semakin sedikit.

    "Atas nama masyarakat Banyumas, saya ucapkan terima kasih. Ini dalam rangka nguri-uri (melestarikan) budaya Banyumas. Kami akan mendukung deh, supaya mahasiswa banyak yang minat di bidang itu," ungkap Bupati.

    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id