Rudiantara Ajak Ngobrol Robot 'Sophia'

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 17 September 2019 18:05 WIB
    Rudiantara Ajak Ngobrol Robot 'Sophia'
    Menkominfo Rudiantara saat berbincang dengan Robot Sophia. Foto: Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan
    Jakarta:  Youth Dialogue 2019 mengajak anak muda Indonesia lebih dekat teknologi, utamanya teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.  Seperti yang didemokan melalui Robot Sophia di hadapan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Rudiantara di atas panggung Youth Dialogue 2019. 

    Dalam acara tersebut dihadirkan "Sophia" The Robot rancangan David Hanson.  Robot yang diaktifkan sejak 19 April 2015 ini menggunakan kecerdasan buatan, pengolahan data visual dan pengenalan wajah.

    Robot Sophia yang terinspirasi dari aktris Audrey Hepburn ini didemokan di depan seluruh peserta. Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara pun sempat menjajal kebolehan robot tercerdas di dunia ini.

    "Di mana Sophia sekarang ini berada," ujar Rudiantara saat melempar pertanyaan pada Sophia di sela-sela Youth Dialogue, di Jakarta, Selasa, 17 September 2019.

    Kemudian Sophia menjawab, saat ini ia sedang berada di Jakarta dan merasa senang bisa hadir Youth Dialogue.  Pertanyaan-pertanyaan tersebut disampaikan dalam bahasa Inggris yang singkat serta jelas.

    Lebih lanjut Rudiantara menanyakan bagaimana ia bisa tiba di Jakarta. Sophia pun menjawab ia tiba di Jakarta menggunakan pesawat "first class" dimasukkan dalam koper dan mendapatkan kursi sendiri.

    Para peserta pun mendapatkan kesempatan untuk bertanya, namun beberapa kali tidak sesuai, bahkan bertanya balik. Hal tersebut terjadi karena pertanyaan yang dilemparkan tidak ada dalam script.

    Salah satunya ketika ditanya soal bagaimana apakah ia bisa membantu manusia ke planet Mars, jawaban Sophia keluar konteks dan tidak jelas, seperti saat ditanya Rudiantara.

    Sementara pertanyaan-pertanyaan dari Rudiantara bisa dijawab dengan baik dan lancar karena sudah terprogram dan sesuai dengan di-script yang ada di Q-card (kartu pertanyaan). Menurut Rudiantara itulah kelemahan Kecerdasan Buatan.

    Untuk itu ia menegaskan, tidak perlu khawatir akan hilangnya pekerjaan karena kehadiran robot dengan kecerdasan buatan. Ia mencontohkan, profesi Stand Up comedian adalah salah satu pekerjaan yang tidak bisa digantikan oleh robot.

    "Stand up comedian tidak dirancang kalimatnya. Tadi saya harus baca Q card. Karena memang namanya robot itu distruktur. Kalau tidak pakai Q Card, (Sophia) bisa ngaco jawabannya. Untuk itu bagaimanapun manusia tak bisa dikalahkan robot," ujar Rudiantara.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE
    MORE

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id