Kelemahan LPTK, Mulai Pemenuhan Guru Kejuruan Hingga Kurikulum

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 14 Mei 2020 12:50 WIB
    Kelemahan LPTK, Mulai Pemenuhan Guru Kejuruan Hingga Kurikulum
    Wakil Rektor IV Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Totok Bintoro. Tangkapan layar konferensi video.
    Jakarta: Wakil Rektor IV Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Totok Bintoro mengakui Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) masih memiliki sejumlah kelemahan. Salah satunya, belum bisa memenuhi sejumlah guru kejuruan, seperti kehutanan, aviasi atau penerbangan.

    "Untuk kejuruan ini LPTK tidak bisa menghasilkan semua guru, jurusan Kelautan, Penerbangan dan seterusnya, Kehutanan kita tidak punya," ungkap Totok Totok dalam diskusi daring, Rabu, 13 Mei 2020.

    Totok menilai LPTK perlu berkolaborasi, sehingga bisa memenuhi semua guru untuk sekolah kejuruan yang ada. "Ini boleh berkolaborasi itu salah satu kelemahan LPTK," ujarnya.

    Menurut Totok, kelebihan jumlah guru juga menjadi masalah, terutama lulusan S1. Ia mencontohkan, ada ribuan mahasiswa Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) yang lulus per wisuda. Di sisi lain, guru lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) justru masih minim.

    "Kekurangan guru kalau lulusan PPG, karena pengangkatan guru harus memiliki kualifikasi S1 atau D4 dan bersertifikasi pendidik," jelasnya.

    Baca: IKA UPI Desak Pemerintah Tertibkan LPTK Abal-abal

    Totok menilai, perlu ada juga rujukan peningkatan kurikulum LPTK untuk merespons program Kampus Merdeka. salah satu yang mesti diperhatikan ialah standar kompetensi pendidikan guru, yakni harus kuat dalam pemahaman peserta didik, pembelajaran yang mendidik, penguasaan bidang ilmu atau keahlian yang nanti akan diajarkan, serta sikap dan kepribadian.

    "Empat kompetensi tadi, yang menjadi kesatuan yang utuh," ujarnya

    Totok menambahkan, lulusan S1 nantinya bisa diperkuat dengan pedagogik profesional di PPG. 

    Rujukan berikutnya ialah Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti). SN Dikti ini terkait sikap, pengetahuan keterampilan, pengetahuan umum, dan khusus. 



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id