Sekolah Swasta Mengharapkan Fleksibilitas Kebijakan

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 13 Mei 2020 09:09 WIB
    Sekolah Swasta Mengharapkan Fleksibilitas Kebijakan
    Ilustrasi. Foto: MI/Barry Fathahillah
    Jakarta:  Founder and chairman of Singapore Intercultural School (SIS), Jaspal Sidhu berharap sekolah swasta diberikan fleksibilitas dalam mengoperasionalkan sekolah.  Dengan fleksibilitas yang mumpuni, maka sekolah swasta bisa beradaptasi dan meningkatkan kualitas dengan lebih baik.

    Jaspal mengatakan, sekolah swasta sangat tergantung pasar dalam operasionalnya. Jadi harus mampu bersaing dan beradaptasi.

    Survive kita tergantung tekanan pasar, jadi kalau enggak ada murid ya sekolah enggak ada iuran,” kata Jaspal dalam FGD Peran Swasta Dalam Cetak Biru Pendidikan, Selasa, 12 Mei 2020.

    Untuk itu, fleksibilitas bagi sekolah swasta menjadi sangat penting. Karena selain untuk bisa beradaptasi tetapi juga menghadapi peraturan daerah yang berbeda, sehingga kesulitan ketika akan membuka sekolah baru.

    “Sebagai operator yang kami hadapi tiap provinsi, kota kami masuk regulasi atau Undang-Undangnya berbeda, itu bikin pusing. Contoh harus ada bahasa lokal, bahasa daerah,” terangnya.

    Selain itu, masalah lainnya adalah ketika akan membangun sekolah misalnya, tanah pun wajib dibeli. Tidak boleh menyewa, padahal jika berkaca pada Singapura, sekolah Internasional justru diberi izin menyewa tanah untuk sekolah dalam jangka panjang.

    Baca juga:  Cetak Biru Pendidikan Diminta Atur Ulang Posisi Sekolah Swasta

    Selain itu menurutnya, sekolah swasta juga harus diberikan independensi dalam menjalankan sekolah. 

    “Saya mengerti maksud objektifnya, karena ingin menjaga kelangsungan belajar. Tapi enggak ada jalan keluar lain, enggak fleksibel kebijakannya. Misal tanah bisa kami sewa long term,” ujarnya.

    Senada, pengamat pendidikan dari Center of Education Regulation and Development Analysis (Cerdas), Indra Charismiadji yang menyampaikan sekolah swasta memang harus diberi independensi.  Sebab semakin independen sekolah swasta, maka akan berdampak pada peningkatan kualitasnya.

    Namun dengan catatan dikunci pada tiga hal, yakni Yakni Ideologi, keselamatan peserta didik dan perlindungan konsumen.  “Lainnya biarkan mereka bebas dan tidak perlu takut menjadikan sekolah komersial karena semakin mereka (sekolah swasta) komersial, pajaknya semakin tinggi, dan ini bermanfaat bagi bangsa,” kata Indra.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id