Kemendikbud Paparkan 10 Strategi Utama Merdeka Belajar

    Ilham Pratama Putra - 29 Juli 2020 18:34 WIB
    Kemendikbud Paparkan 10 Strategi Utama Merdeka Belajar
    Staf khusus Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Hamid Muhammad. Foto: Zoom
    Jakarta:  Staf khusus Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Hamid Muhammad memaparkan 10 strategi utama dalam program Merdeka Belajar. Hal ini menjadi bagian dari peta jalan pendidikan Indonesia.

    "Pertama menerapkan kolaborasi dan pembinaan antarsekolah di semua jenjang. Bisa dari sekolah penggerak, kemudian pengeloaan administrasi," kata Hamid dalam Diskusi Daring bertema Peta Jalan Pendidikan Nasional, Rabu, 29 Juli 2020.

    Kedua, peningkatan kualitas guru dan kepala sekolah. Caranya, kata Hamid, bisa dari memperbaiki sistem rekrutmen, meningkatkan kualitas pelatihan bagi guru dan mengembangkan platform pembelajaran.

    Ketiga, membangun platform pendidikan nasional yang berbasis teknologi. Dia berharap teknologi terus dikembangkan agar semakin dekat dengan siswa maupun guru.

    "Keempat, ya termasuk dalam memperbaiki kurikulum nasional dengan penyederhanaan konten materi dan fokus pada literasi, numerasi, dan pengembangan karakter," lanjutnya.

    Baca juga:  Sambangi Muhammadiyah, Nadiem Minta Maaf Soal Polemik POP

    Kelima, meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah untuk memastikan distribusi yang merata. Artinya Kemendikbud ingin bekerja sama dengan seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah untuk mengimplementasi program pendidikan.

    Keenam, Hamid menyebut, keberadaan sekolah harus diperbanyak. Pembangunan sekolah dan lingkungan belajar harus digencarkan. Terutama, dalam hal menciptakan bentuk sekolah aman.

    "Ketujuh, kami juga memberikan insentif atas kontribusi dan kolaborasi pihak swasta di bidang  pendidikan, seperti insentif pajak," terangnya.

    Strategi kedelapan, pihaknya ingin mendorong pendidikan vokasi. Pihak industri diminta berkolaborasi dengan satuan pendidikan untuk membangun kurikulum hingga penyerapan tenaga kerja.

    "Sembilan membentuk pendidikan kelas dunia. Terakhir, penyederhanaan mekanisme akreditasi dan memberikan otonomi daerah dalam pendidikan," pungkas Hamid.


    (CEU)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id