SNMPTN/SBMPTN 2020

    Baru Dibuka, Aktuaria dan Kehutanan UB Laris di SNMPTN

    Daviq Umar Al Faruq - 27 Februari 2020 17:20 WIB
    Baru Dibuka, Aktuaria dan Kehutanan UB Laris di SNMPTN
    Kampus UB. Foto: UB/Humas
    Malang: Universitas Brawijaya (UB), Kota Malang, Jawa Timur, membuka dua program studi (prodi) baru tahun ini.  Yakni prodi Kehutanan di Fakultas Pertanian dan prodi Aktuaria di Fakultas Matematika dan IPA (MIPA).

    Kedua prodi baru ini memiliki kuota masing-masing dua kelas, dengan jumlah mahasiswa sebanyak 60 hingga 80 mahasiswa.  Meski baru dibuka, kedua prodi ini memiliki jumlah peminat yang cukup banyak di jalur Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

    Hanya saja, UB masih belum bisa merangkum jumlah peminat karena pendaftaran SNMPTN masih dibuka hingga pukul 23.59 WIB, Kamis 27 Februari 2020.  "Dua prodi baru Kehutanan dan Aktuaria itu peminatnya banyak sekali. Apalagi, Aktuaria itu diminati banyak sekali calon mahasiswa," kata Wakil Rektor I UB Bidang Akademik, Aulani'am, di Malang, Kamis 27 Februari 2020.

    Aulani'am menjelaskan, pembukaan prodi Aktuaria dilakukan untuk menjawab tantangan zaman. Sebab diketahui, prodi Aktuaria mempelajari tentang pengelolaan risiko keuangan pada masa mendatang.

    "Prodi Aktuaria itu jawaban untuk di masa-masa sekarang. Jadi prodi ini diminati karena alumninya bisa bekerja di banyak bidang yang berkaitan dengan Aktuaria," bebernya.

    Baca juga:  Tips Jalur Mulus Lolos SNMPTN

    Ia menambahkan mahasiswa yang masuk ke prodi Aktuaria ini nantinya akan mempelajari analisa big data.  Secara istilah big data merupakan sekumpulan set data yang sangat besar dan kompleks.

    Data tersebut demikian besarnya sehingga piranti pemrosesan data tradisional tidak mampu menganalisanya. "Lulusan Aktuaria ini pekerjaannya di bidang-bidang itu, berbicara tentang big data. Jadi beda dengan Teknik Informatika. Kalau di Jawa Timur, ada Unair (Universitas Airlangga) yang juga punya prodi Aktuaria," jelasnya.

    Sementara itu, UB membuka prodi Kehutanan karena mendapatkan mandat langsung dari pemerintah pusat. Sebab, UB mendapat hibah hutan seluas 554 hektare dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang saat ini dinamai UB Forest.

    "Kalau prodi Kehutanan ini kita dapat mandat. Karena kita diberi hutan, mana kok nggak ada dibentuk prodi Kehutanan. Makanya kita buka prodi ini," ungkapnya.

    Sebelumnya UB, membuka kuota penerimaan mahasiswa baru sebanyak 14.310 mahasiswa tahun ini. Jumlah tersebut mengalami penurunan dari kuota tahun lalu sebanyak 14.590 mahasiswa.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id