Nadiem Diminta Libatkan DPR dalam Penyederhanaan Kurikulum

    Ilham Pratama Putra - 21 September 2020 10:03 WIB
    Nadiem Diminta Libatkan DPR dalam Penyederhanaan Kurikulum
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Wakil Ketua Komisi X DPR, Abdul Fikri Faqih meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melibatkan legislator dalam proses penyederhanaan kurikulum. Pelibatan banyak pemangku kepentingan guna mereduksi kesan penyederhanaan kurikulum dilakukan secara diam-diam.

    Pernyataan ini merespons polemik atas isu dihapusnya mata pelajaran (mapel) sejarah dari kurikulum. Fikri meminta segala penerapan kebijakan Kemendikbud lebih terbuka, dan tak menunggu kehebohan lebih dulu.

    "Semua mekanisme pembuatan kebijakan harus dipenuhi, tidak hanya pendekatan atas-bawah (top-down), namun juga mekanisme politik, teknokratif, partisipasif,  dan pendekatan bawah-atas (bottom-up)," kata Fikri dalam keterangan tertulis, Senin, 21 September 2020. 

    Ia menegaskan, DPR belum pernah diajak membahas kurikulum baru. Fikri mengaku kaget lantaran isu penghapusan mapel sejarah justru mencuat dan menjadi polemik di tengah masyarakat. Terlebih, isu yang beredar, wacana kurikulum yang bakal diterapkan pada 2021. Ada apa?" tanya Fikri.

    Baca: FSGI: Penyederhanaan Kurikulum Minim Dialog dengan Pemangku Kepentingan

    Politiku Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makariem agar memastikan penyusunan kurikulum sudah melibatkan semua pemangku kepentingan pendidikan. Dengan begitu, kebijakan yang lahir dapat tampil sebagai konsep yang solid.  

    "Mas Menteri (Nadiem) harusnya sampaikan dan paparkan secara gamblang di DPR, baru di-launching," tegasnya.
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id