Masuk Zona Merah, Cirebon Kaji Ulang Pembelajaran Tatap Muka

    Antara - 06 Januari 2021 20:28 WIB
    Masuk Zona Merah, Cirebon Kaji Ulang Pembelajaran Tatap Muka
    Ilustrasi. Foto: Antara/Okky Lukmansyah
    Cirebon: Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mengkaji ulang rencana Pembelajaran Tatap Muka di SD dan SMP. Sebab, Cirebon masuk zona merah penyebaran covid-19.

    "Karena sekarang masuk zona merah, untuk KBM tatap muka kita kaji terlebih dahulu," kata Bupati Cirebon Imron di Cirebon, Rabu, 6 Januari 2021.

    Imron mengatakan Pemkab Cirebon sejatinya akan mengizinkan PTM di beberapa sekolah pada 11 Januari 2021. Tapi, setelah dinyatakan masuk zona merah, pihaknya akan mengkaji ulang rencana itu.

    Baca: Kasus Covid-19 Meningkat, Bantul Batalkan Pembelajaran Tatap Muka

    Menurutnya, rencana PTM mencuat lantaran kondisi masyarakat Cirebon belum sepenuhnya siap untuk melaksanakan belajar daring. Sebab, banyak orang tua murid yang tak memiliki alat komunikasi sebagai media belajar. 

    "Ada juga mata pelajaran yang membutuhkan praktik, harus ada praktiknya tidak sekadar virtual," tuturnya.

    Dia menambahkan, masuknya Kabupaten Cirebon ke zona merah, penyebaran covid-19 ini harus menjadi perhatian masyarakat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Sebab, covid-19 belum mereda, bahkan cenderung menunjukkan peningkatan setiap harinya.

    "Ikhtiar kita ini dengan menerapkan protokol kesehatan agar laju penyebaran covid-19 tidak terus meningkat," kata Imron.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id