PKJS UI Dukung Larangan Penggunaan Bansos Beli Rokok

    Antara - 08 Januari 2021 14:17 WIB
    PKJS UI Dukung Larangan Penggunaan Bansos Beli Rokok
    Ilustrasi rokok. Pixabay.
    Jakarta: Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS UI) mendukung upaya pemerintah melarang penggunaan dana bantuan sosial (bansos) untuk dibelikan rokok. Penerima bansos seharusnya memanfaatkan bantuan itu guna memenuhi kebutuhan gizi keluarga.

    "Kami sangat mendukung ketegasan pemerintah dengan melarang bantuan sosial dibelikan untuk rokok," kata Ketua PKJS UI Aryana Satrya melalui keterangan tertulis, Jumat, 8 Januari 2021.

    Menurut dia, pengendalian konsumsi rokok melalui kenaikan harga rokok yang signifikan juga dapat membuat program bantuan sosial yang dimiliki pemerintah akan lebih efektif, dan sesuai target. Selain itu, dapat menyelamatkan generasi mendatang dengan menjauhkan setiap anak dari rokok.

    Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, jumlah perokok aktif usia 15 tahun ke atas mencapai 33,8 persen dari total populasi Indonesia. Selain itu, prevalensi perokok di kalangan remaja usia 10-18 tahun juga meningkat dari 7,2 persen pada 2013, menjadi 9,1 persen pada 2018.

    Sementara, data Susenas 2016 dan 2017 menunjukkan bahwa prevalensi merokok kelompok berpendapatan rendah meningkat lebih cepat dibandingkan dengan pendapatan yang lebih tinggi.

    Perilaku merokok pada keluarga Indonesia yang tinggi menjadi tantangan tersendiri dalam pencapaian sumber daya manusia yang berkualitas untuk masa depan negeri.
     



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id