comscore

Unik, Mahasiswa Unesa Hadirkan 'Surabaya' di Busana

Renatha Swasty - 06 Juni 2022 16:23 WIB
Unik, Mahasiswa Unesa Hadirkan Surabaya di Busana
Annual Fashion Show ke-33 mahasiswa Unesa. DOK Unesa
Jakarta: Mahasiswa Prodi S1 Pendidikan Tata Busana angkatan 2018, Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) terus berkarya. Mereka menggelar Annual Fashion Show ke-33 di Oval Atrium Ciputra World Mall, Surabaya, Sabtu, 4 Juni 2022. 

Peragaan busana tersebut digelar kali pertama secara luring sejak covid-19 mewabah. Dekan FT, Maspiyah, mengatakan peragaan busana itu merupakan salah satu kegiatan bagi mahasiswa yang sedang menempuh mata kuliah Cipta Karya Busana atau Gelar Cipta.
Mahasiswa menjadi desainer, menyuguhkan busana rancangan mereka yang dikenakan peragawan dan peragawati yang tampak percaya diri berlenggak-lenggok di atas catwalk. “Acara tersebut merupakan ajang unjuk karya bagi mahasiswa yang dimaksudkan untuk memberi pengalaman mahasiswa menjadi desainer serta event organizer,” kata Maspiyah dikutip dari laman unesa.ac.id, Senin, 6 Juni 2022. 

Dia mengapresiasi semangat serta usaha mahasiswa Tata Busana menunjukkan karya-karya terbaik pada dunia industri busana maupun masyarakat Surabaya pada umumnya. “Ke depan, semoga kalian terus bisa mengeksplorasi serta mengembangkan keahlian di bidang busana dengan berbekal ilmu yang telah dimiliki,” kata dia.

Fashion show itu diikuti 5 studio, 39 fashion designer, dan menampilkan 117 karya terbaik. Sebanyak 78 women wear dan 39 men wear dipertunjukkan dalam ajang peragaan busana bertema “SABAYA” itu.

SABAYA berarti Sobo Suroboyo atau berkunjung ke Surabaya. Tema tersebut berdasarkan karya-karya yang dihadirkan dalam acara tersebut yang terinspirasi dari tempat bersejarah di Kota Pahlawan, seperti Jalan Tunjungan, Klenteng Sanggar Agung, Monumen Kapal Selam, Tugu Pahlawan, hingga Patung Surabaya.

“Karya yang ditampilkan bisa dikatakan merupakan representasi dari Surabaya itu sendiri. Karena ada elemen itu dalam desain karya yang ditampilkan,” kata Ketua Pelaksana Acara Alifia Mutiara Nadya. 

Alifia menyebut fashion show tahun ini mengambil tema tempat bersejarah di Surabaya. Sekaligus, dalam rangka menyongsong momentum Hari Ulang Tahun ke-729 Surabaya yang jatuh pada 31 Mei 2022.

“Kami terinspirasi dari tempat bersejarah di Surabaya yang ikonik dan melekat sebagai identitas asli kota Arek-arek Suroboyo. Selain itu, tema tentang tempat bersejarah di Kota Surabaya merupakan kali pertama ditampilkan dalam acara gelar cipta busana,” ungkap Nadya.

Nadya menjelaskan peragaan busana ini, terdiri atas enam kategori, yakni day wear, casual wear, office wear, travel wear, evening wear, dan special wear.

Karya mahasiswa yang ditampilkan studio 1 misalnya mengusung tema Patung Surabaya. Busana tersebut menampilkan sisi ikonik lambang Kota Surabaya yakni “Sura” yang dimaknai berani dan “Baya” yang dimaknai ‘bahaya’.

“Semua karya yang terinspirasi dari patung Surabaya itu mempunyai ciri sentuhan warna hijau, abu-abu, emas, hitam dan putih memberikan kesan elegan, kharismatik, dan berwibawa,” beber dia. 

Baca: Ungguli ITB dan UI, Mahasiswa UNESA Juara Mathematical Modeling Competition 2022



(REN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id