comscore

Cerita Plt Dirjen Diktiristek Rasakan Idulfitri Kaya Makna

Renatha Swasty, Citra Larasati - 02 Mei 2022 21:39 WIB
Cerita Plt Dirjen Diktiristek Rasakan Idulfitri Kaya Makna
Plt Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Diktiristek) Kemendikbudristek Nizam. Medcom.id/Ilham Pratama Putra
Jakarta: Momen Idulfitri tak cuma membawa kegembiraan. Namun, ada banyak hal yang menjadi pelajaran setelah satu bulan berpuasa.

Plt Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Diktiristek) Kemendikbudristek Nizam menyebut Idulfitri kaya makna, hari kemenangan melawan hawa nafsu setelah sebulan berpuasa. Juga hari bersyukur dan berbagi kebahagiaan.
"Kami selalu mengeluarkan zakat jelang Idulfitri. Juga hari yang penuh berkah, persaudaraan dan persahabatan, saling memaafkan. Hari Raya Idulfitri juga menjadi momentum untuk memulai karya dan ibadah kita setahun ke depan dengan semangat fitrah," kata Nizam kepada Medcom.id, Senin, 2 Mei 2022.

Nizam mengungkapkan, Idulfitri menjadi momen saat berkumpul dengan keluarga besar, saling bermaafan, saling berbagi cerita, update berita keluarga, berbagi suka duka, cerita lucu, hingga ceria. Tahun ini, Nizam memilih merayakan Idulfitri di Yogyakarta.

"Alhamdulillah tadi salat Id di lapangan Pancasila UGM. Kalau pas lebaran di Yogya, saya selalu berusaha salat Id di lapangan Pancasila UGM. Biasanya ketemu banyak teman dan sahabat," kata Nizam.

Dia mengungkapkan hari pertama Idulfitri dimulai dengan bersama-sama sekeluarga berangkat salat Id. Setelah salat, dilaksanakan sungkem.

"Setelah salat Id dilanjut sungkeman keluarga di rumah, saling memaafkan dan merefleksi perjalanan setahun lalu. Baru dilanjut makan ketupat lebaran," beber Nizam.

Dia menyebut ketupat lebaran dimakan dengan opor ayam dan sambal goreng kerecek istimewa masakan keluarga. Siang harinya, Nizam sowan ke sesepuh-sesepuh serta tetangga dekat.

"Biasanya sampai sore. Pulang sudah kekenyangan, karena pastinya di setiap kunjungan wajib makan," cerita Nizam.

Perayaan Idulfitri berlanjut hingga hari kedua dan ketiga. Biasanya hari-hari itu disempatkan untuk bertemu keluarga lain.

"Pertemuan trah biasanya dilakukan di hari kedua atau ketiga. Tempatnya bergantian, tapi paling sering di Solo," beber Nizam.

Baca: Warga DIY Senang Diizinkan Salat Id Bersama Presiden
 

(REN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id