comscore

KBRI Canberra Terus Lakukan Penguatan Bahasa Indonesia di Australia

Renatha Swasty - 25 Maret 2022 13:29 WIB
KBRI Canberra Terus Lakukan Penguatan Bahasa Indonesia di Australia
Kuliah umum di Monash University. DOK Kemendikbudristek
Jakarta: Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia dan Vanuatu, Siswo Pramono, menyebut Bahasa Indonesia sangat strategis dipelajari masyarakat Australia, mengingat intensitas hubungan kedua negara semakin meningkat. Sebelumnya, Indonesia dan Australia telah menandatangani Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IACEPA), kerja sama ekonomi yang mampu mempercepat penguatan hubungan ekonomi Indonesia dan Australia.

“Edukasi Bahasa Indonesia yang baik akan membantu masyarakat dan pebisnis Australia memahami masyarakat Indonesia dengan lebih baik pula dan oleh karenanya kerja sama ekonomi dapat terjalin semakin berkelanjutan,” kata Siswo saat memberikan kuliah umum bertema “The Rise of Asia: In the Context of Indonesia-Australia Relations” di Monash University dikutip dari keterangan tertulis, Jumat, 25 Maret 2022.
Siswo mengapresiasi Monash University sebagai salah satu universitas di Australia yang masih memiliki komitmen tinggi dalam mempertahankan program studi Indonesia dan Bahasa Indonesia. Dia menyebut Monash University telah memainkan peranan penting dalam penguatan hubungan Indonesia dan Australia.

Sementara itu, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Canberra, Mukhamad Najib, menyebut kuliah umum dari Dubes Siswo dapat memberikan perspektif baru bagi akademisi dan mahasiswa Monash University. Najib menyebut paparan Siswo menekankan Bahasa Indonesia bukan sekadar alat komunikasi di kedua negara.

"Tapi juga jembatan untuk membangun hubungan yang lebih baik dalam bisnis,” tutur Najib.

Najib menyebut Siswo juga bakal kuliah umum ke kampus-kampus lain di Australia. Mereka menyasar dosen, peneliti, dan mahasiswa.

“Ini upaya KBRI Canberra membuat Bahasa Indonesia popular kembali di Australia,” kata Najib.

Najib menyebut dosen dan peneliti dapat menjadi pemengaruh bagi masyarakat Australia. Pihaknya berharap dosen dan peneliti bisa membantu mempromosikan pentingnya Bahasa Indonesia bagi masyarakat Australia.

"Sementara mahasiswa sebagai aktor masa depan, sangat penting untuk memahami Indonesia dan Bahasa Indonesia sejak dini,” tutur Najib.

KBRI Canberra akan terus mendukung penguatan Bahasa Indonesia di Australia. Saat ini KBRI Canberra telah memiliki kerja sama dengan penerbit terkemuka di Indonesia untuk pengadaan Smart Library yang berisi buku-buku Bahasa Indonesia.

Najib menuturkan perpustakaan elektronik ini dapat digunakan juga oleh mahasiswa dan dosen di Australia. “Saat ini eranya digitalisasi, termasuk digitalisasi bahan bacaan. Kami telah bekerja sama untuk pengadaan e-library yang berisi buku-buku berbahasa Indonesia, hal ini tentu dapat dimanfaatkan oleh universitas di Australia,” tutur Najib.

Baca: Kelas Bahasa Indonesia KBRI Bern diminati Pebisnis dan Akademika Swiss
 

(REN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id