comscore

Benarkah Tingkat Pendidikan Bisa Memengaruhi Angka Pengangguran? Ini Penjelasannya

Medcom - 25 Mei 2022 15:48 WIB
Benarkah Tingkat Pendidikan Bisa Memengaruhi Angka Pengangguran? Ini Penjelasannya
Ilustrasi kuliah. Medcom
Jakarta: Masih ingatkah Sobat Medcom dengan kisah fresh graduate yang menolak tawaran pekerjaan bergaji Rp8 juta? Lantaran berasal dari universitas ternama, dia merasa nominal tersebut tidak sesuai dengan kualfikasi yang dimiliki.

Keputusan itu memang tak sepenuhnya salah, sebab bisa saja si fresh graduate memiliki kompetensi setara profesional. Sehingga, dia cenderung selektif memilih pekerjaan.
Namun, di sisi lain, permintaan upah yang tinggi menjadi salah satu penyebab tingginya angka pengangguran di Indonesia. Bahkan, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menyatakan lulusan perguruan tinggi sebagai penyumbang angka pengangguran terbesar.

Dikutip dari Akupintar, ada sejumlah alasan lain yang membuat lulusan perguruan tinggi malah menganggur. Salah satunya, kompetensi yang dimiliki tidak sesuai dengan kebutuhan industri saat ini.

Minimnya lowongan kerja untuk jurusan tertentu juga menjadi penyebab banyaknya lulusan perguruan tinggi menganggur. Ditambah lagi dengan persaingan global, di mana lulusan dari berbagai universitas di dunia memiliki peluang yang sama untuk melamar kerja di suatu perusahaan.

Di sisi lain, Kemenaker menyebut lulusan sekolah menengah ke bawah justru banyak yang tidak menganggur. Sebab, mereka umumnya menganut prinsip ‘yang penting kerja’ dan akhirnya bekerja pada sektor yang tak memerlukan keahlian khusus.

Berkaca dari perbandingan data di atas, mungkin Sobat Medcom akan bertanya-tanya. Apakah kuliah dan mendapatkan pendidikan formal yang lebih tinggi hanya sia-sia belaka?

Faktanya, tingkat pendidikan justru berpengaruh terhadap tingkat perekonomian suatu wilayah. Sebagai contoh, coba bandingkan tingkat pendidikan di negara maju dan negara berkembang.

Negara maju sudah pasti memiliki tingkat perekonomian yang lebih baik. Hal itu tak terlepas dari sumber daya manusianya yang cenderung melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi setelah sekolah.

Pendidikan juga meningkatkan kapabilitas mental dan keterampilan teknis secara umum, sehingga meningkatkan produktivitas. Semakin produktif angkatan kerja, semakin baik pula tingkat perekonomian suatu negara.

Ketika perputaran roda ekonomi semakin baik, maka kesempatan kerja juga akan semakin besar. Pengaruh tingkat pendidikan, pengangguran, dan pertumbuhan ekonomi ini dapat dilihat di negara-negara maju, seperti Jepang dan Korea Selatan. (Nurisma Rahmatika)

Baca: Perguruan Tinggi Didorong Siapkan SDM Andal di Bidang Halal



(REN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id