comscore

Mudahkan Madrasah di Wilayah 3T, Kemenag Salurkan Dana BOS Langsung ke Pulau Masalembu

Renatha Swasty - 23 Mei 2022 11:03 WIB
Mudahkan Madrasah di Wilayah 3T, Kemenag Salurkan Dana BOS Langsung ke Pulau Masalembu
Kemenag RI dan tim Bank Mandiri menyalurkan langsung dana BOS ke Pulau Masalembu. DOK Kemenag
Jakarta: Pemerintah terus memperhatikan madrasah sebagai satuan pendidikan yang membangun peradaban di pulau-pulau terluar di Indonesia. Salah satunya lewat penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). 

Kementerian Agama menyalurkan langsung dana BOS Madrasah ke Pulau Masalembu. Tim Direktorat KSKK Madrasah bersama tim Bank Mandiri didampingi Kepala Seksi Pendidikan Madarasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep Muhammad Shadiq menyerahkan dana BOS di Pulau Masalembu yang merupakan salah satu pulau terluar di Kabupaten Sumenep yang berbatasan langsung dengan provinsi Kalimantan Selatan. 
Shadiq menuturkan dari 27 kecamatan di wilayah Kabupaten Sumenep, sebanyak sembilan kecamatan di antaranya merupakan daerah Kepulauan. Sebanyak 457 lembaga Madrasah mulai jenjang RA sampai MA tersebar di beberapa pulau.

“Khususnya di Kecamatan Masalembu sendiri memiliki tiga pulau yaitu Pulau Masakambing, Masalembu, dan Karamian. Sekitar 42 Lembaga Pendidikan Madrasah hadir memberikan layanan pendidikan bagi masyarakat dalam rangka mencerdaskan anak-anak bangsa di pulau ini,” kata Shadiq dikutip dari laman pendis.kemenag.go.id, Senin, 23 Mei 2022. 

Berbeda dengan daerah-daerah di daratan Sumenep lainnya, kondisi di Pulau Masalembu minim fasilitas sarana komunikasi dan infrastruktur yang memadai.  Seperti, tidak ada listrik dan jaringan internet. 

Bahkan, jadwal moda transportasi tol laut terbatas hanya dua kali dalam 1 minggu dan selalu berubah setiap waktu. Hal itu menambah beban biaya masyakarat mencairkan dana BOS.

Proses layanan penyaluran dana BOS secara langsung merupakan yang pertama kali di kepulauan. Peyaluran ini sangat berdampak positif bagi madrasah di kepulauan dengan perjalanan laut selama 14 jam ke daratan. 

Bahkan, waktu tempuh antar pulau di Kecamatan Masalembu saja membutuhkan waktu 6-8 jam menggunakan kapal nelayan. Sehingga, menghadirkan pihak Bank Mandiri ke Pulau Masalembu mempermudah madrasah mendapatkan akses-akses yang menjadi syarat untuk pencairan dana BOS bisa diselesaikan langsung di Madrasah.

“Hal yang terpenting dari kemudahan yang kami rasakan adalah kami dapat mengurangi biaya transportasi, karena selama kita di daratan membutuhkan waktu 9 hari dan itu menambah biaya operasional selama porses pencairan di daratan," kata Kepala MTs Darul Da’wah Wal Irsyad (DDI) Pulau Masalembu, Bahtiar.  
 
Dia mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama RI dan pihak Bank Mandiri yang telah melayani langsung di Kepulauan. Dia menyebut layanan ini mempermudah madrasah mendapatkan hak dan akses layanan pendidikan yang sama seperti di daratan lainnya. 

Sementara itu, Tim Direktorat KSKK Madrasah Fakhrurozi mengatakan pencairan bantuan dana BOS madrasah secara langsung merupakan komitmen Kementerian Agama memberikan layanan prima kepada seluruh stakeholder pendidikan madrasah. Terlebih, terhadap satuan pendidikan yang berada di wilayah sulit terjangkau moda transportasi umum.

“Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan terhadap stakeholders pedidikan madrasah tidak setengah-tengah," kata Fakhrurozi. 

Dia menyebut penyaluran dana BOS Madrasah secara langsung ke lokasi madrasah penerima di Masalembu merupakan terobosan baru. Hal ini juga sebagai komitmen layanan prima demi mempermudah pencairan bantuan, terutama madrasah di wilayah 3T. 

"Yaitu wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses dan layanan, baik transportasi, infrastruktur, sistem informasi dan komunikasi, dan lain sebagainya," papar dia. 

Dia mengungkapkan penyaluran dana BOS Madrasah secara langsung sudah dilakukan di beberapa wilayah 3T. Seperti Maluku, Kalimantan Barat, dan wilayah-wilayah lain yang memiliki kendala yang sama.

“Harapan kami dengan langkah ini, seluruh lapisan masyarakat di Indonesia mendapatkan hak layanan pendidikan yang sama melalui lembaga pendidikan madrasah yang mandiri berprestasi serta berkualitas dan berdaya saing tinggi,” tutur dia. 

Baca: Rp1,3 T Dana BOS Madrasah Tahap I Bisa Dicairkan Jelang Libur Sekolah
 

(REN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id