Kemendikbud: Kasus Covid-19 saat PTM Terbatas Akibat Sekolah Lalai Prokes

    Ilham Pratama Putra - 09 April 2021 11:25 WIB
    Kemendikbud: Kasus Covid-19 saat PTM Terbatas Akibat Sekolah Lalai Prokes
    Dirjen Paud Dikdasmen Kemendikbud Jumeri. Tangkapan layar Youtube.



    Jakarta: Sejumlah daerah tengah melakukan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Namun, di bebera lokasi, uji coba PTM memunculkan klaster covid-19 di sekolah.

    Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kemendikbud Jumeri mengatakan, peristiwa itu muncul akibat uji coba PTM terbatas tidak dibarengi protokol kesehatan (prokes) yang ketat.






    "Dari beberapa kasus yang terjadi, ketika sekolah itu terjadi klaster sebenarnya umumnya terjadi pelanggaran prokes. Tidak hati-hati, tidak sungguh-sungguh dalam menjaga prokes," kata Jumeri dalam webinar Bincang Pendidikan, Kamis, 8 April 2021.

    Baca: Sekolah Diminta Lockdown 3 Hari Jika Ditemukan Kasus Covid-19

    Menurut Jumeri, munculnya kasus itu dapat menjadi pembelajaran bagi sekolah agar dapat memperbaiki penyelenggaran PTM terbatas. Utamanya, standar operasional prosedur (SOP) dalam menjalankan protokol kesehatan.

    "Agar sekolah punya praktek baik, kebiasaan baik menjaga kesehatan warganya meskipun pembelajaran tatap muka. ini akan terus dievaluas, dan akan kita sebarkan sebagai praktek baik, memang semua ada risikonya," ungkap Jumeri.

    Hingga saat ini, kata Jumeri, sudah ada 238 ribu sekolah yang melaporkan daftar periksa guna memenuhi prokes saat menggelar PTM nantinya. Jumlah itu setara 60 persen dari total sekolah yang ada di semua jenjang.

    "Kemudian dari laporan yang ada, 96 persen sudah punya sarana cuci tangan dengan sabun, 86 persen sudah memiliki desinfektan, 83 persen mampu mengakses fasilitas kesehatan, dan 77 persen memiliki cadangan masker," tuturnya.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id