Ramai Petisi, Peserta Minta Biaya Tes Covid-19 untuk UTBK Digratiskan

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 08 April 2021 17:22 WIB
    Ramai Petisi, Peserta Minta Biaya Tes Covid-19 untuk UTBK Digratiskan
    tangkap layar change.org



    Jakarta:  Jelang pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) media sosial diramaikan petisi peserta UTBK yang ditujukan untuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).  Peserta UTBK merasa keberatan jika diharuskan membayar biaya tes covid-19 secara mandiri dan meminta pemerintah menggratiskan biaya tersebut.

    Diketahui, ada pusat UTBK yang mewajibkan peserta membawa hasil tes covid-19, baik itu Antigen/GeNose/PCR. Petisi ini dibuat oleh Yeni Dwi melalui Change.org.  Mengutip petisi tersebut, Yeni setuju dengan peraturan mewajibkan tes covid-19 sebagai syarat mengikuti UTBK. Namun, tidak semua peserta mampu untuk membayar biaya tes covid-19.






    Yeni menyebut, boro-boro merogoh kocek untuk tes covid-19, membayar biaya UTBK saja sudah kesulitan. Menurutnya dengan peraturan yang memberatkan ini, banyak calon mahasiswa yang gagal kuliah.

    “Rencana banyak calon mahasiswa untuk kuliah bisa gagal. Tahun ini, peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) diharuskan bayar rapid test Rp150-250 ribu. Padahal nggak semua orang mampu,” tulisnya.

    Baca juga:  Calon Mahasiswa, Ini 4 Tips Persiapan UTBK-SBMPTN 2021

    Yeni pun membuat petisi ini dan ditujukan langsung untuk Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Nizam. Ia berharap Nizam bisa menggratiskan biaya tes coid-19, sebelum gelombang pertama dimulai pada 12 April mendatang.

    “Semoga Dirjen Perguruan Tinggi Kemendikbud Prof. Ir. Nizam, Ph.D., bisa menggratiskan rapid test untuk para peserta UTBK sebelum tanggal 12 April, ketika gelombang pertama UTBK dimulai.

    Baca juga:  Pilih Pusat UTBK di UGM? Ini Persiapan yang Perlu Dilakukan

    Ia juga menuliskan, bahwa tahun lalu tes covid-19 gratis, dan mestinya berkaca dari itu Kemendikbud juga bisa kembali menggratiskan. “Pendidikan tinggi adalah hak semua orang. Jangan sampai, hanya karena kita gak mampu membayar rapid test Covid-19, hak kami untuk mendapatkan pendidikan tinggi harus raib,” tutupnya.

    Berdasarkan pantauan Medcom.id, saat ini petisi online berjudul “Gratiskan Rapid Test Covid-19 untuk Peserta UTBK 2021!”  tersebut sudah ditandatangani  4.900 orang dari target 5000 tanda tangan.

    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id