BOP 88.278 Pesantren dan Lembaga Pendidikan Cair, Begini Prosesnya

    Citra Larasati - 06 Oktober 2020 08:50 WIB
    BOP 88.278 Pesantren dan Lembaga Pendidikan Cair, Begini Prosesnya
    Wakil Menteri Agama (Wamenag), Zainut Tauhid Sa'adi. Foto: Dok. Kemenag
    Jakarta:  Kementerian Agama (kemenag) mengumumkan penerima bantuan operasional di masa pandemi covid-19 tahap II untuk pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan hari ini. Total ada 88.278 penerima bantuan di tahap II ini.

    Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan, bantuan ini sangat penting untuk membantu pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan dalam mencegah penyebaran covid-19. Daftar penerima sengaja diumumkan terbuka agar lebih transparan dan mudah diakses publik, sehingga bisa langsung ditindaklanjuti proses pencairannya.

    “Hari ini penerima bantuan diumumkan secara terbuka melalui website Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren. Manfaatkan untuk pencegahan covid-19 dan tolak segala bentuk pemotongan!” tegas Wamenag Zainut Tauhid Sa’adi di Jakarta, Selasa 6 Oktober 2020.

    Isu pemotongan bantuan pesantren sempat muncul pada pencairan tahap I. Sebagai antisipasi, Kemenag melakukan perbaikan teknis pencairan dan mengumumkan daftar nama bantuan melalui website agar mudah diakses.

    “Jika memang terbukti ada kasus pemotongan pada pencairan tahap I, kami tentu sangat kecewa. Ini harus diproses hukum. Itjen Kemenag juga tengah melakukan investigasi. Mesti diingat bahwa dalam situasi pandemi, ada pemberatan sanksi hukum atas tindak pidana korupsi,” tegasnya.

    Baca juga:  Rp1 Triliun Bantuan Pesantren Cair Pekan Depan

    Bantuan ini merupakan bentuk perhatian negara terhadap pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan, terutama dalam menghadapi pandemi covid-19. "Penerima bantuan tidak berhutang terhadap siapapun dan karenanya tidak perlu memotong bantuannya untuk diberikan kepada siapapun," tegas Zainut.

    Dirjen Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani menjelaskan, pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan yang namanya ditetapkan sebagai penerima bantuan, bisa segera mengurus pencairan dengan datang ke bank penyalur.  Jangan lupa turut membawa Surat Keputusan Penetapan Penerima Bantuan dan Surat Pemberitahuan Bantuan.

    “Bantuan disalurkan ke rekening masing-masing penerima bantuan. Tidak boleh ada potongan dalam bentuk dan atas alasan apapun,” tegasnya.

    Baca juga:  Kemenag Tegaskan Tidak Ada Potongan untuk Bantuan Pesantren

    Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Waryono menambahkan,  bantuan operasional tahap II berjumlah Rp1,08 juta.  Bantuan tersebut diperuntukkan bagi  8.849 pesantren.

    Jumlah ini terdiri dari 5.455 pesantren kategori kecil (mendapat bantuan Rp25 juta), 1.720 pesantren sedang (Rp 40juta), dan 1.674 pesantren besar (Rp50 juta).  Selain itu, bantuan tahap II ini juga diberikan kepada 32.401 Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), 45.749 LPTQ/TPQ, dan bantuan pembelajaran daring bagi 1.279 lembaga.

    Menurut Waryono, bantuan ini antara lain dapat digunakan untuk pembiayaan operasional pesantren dan pendidikan keagamaan Islam, seperti membayar listrik, air, keamanan, dan lainnya. Selain itu, bantuan juga bisa untuk membayar honor pendidik dan tenaga kependidikan pesantren dan pendidikan keagamaan Islam dalam kegiatan pencegahan dan pengendalian covid-19.

    "Juga bisa dimanfaatkan untuk pembiayaan kebutuhan protokol kesehatan, seperti membeli sabun, hand sanitizer, masker, thermal scanner, penyemprotan disinfektan, wastafel, alat kebersihan dan lainnya,” tuturnya.

    Berikut proses pencairan BOP Pesantren dan Lembaga Pendidikan: 

    1.  Dirjen Pendiidkan Islam akan menyampaikan Surat Perintah Penyaluran Bantuan pada bank penyalur setelah SP2D terbit

    2.  Bank penyalur mendistribusikan bantuan ke rekening penerima selambat-lambatnya 15 hari setelah SP2D terbit

    3.  Penerima Bantuan membawa Surat Keputusan Penetapan Penerima Bantuan dan Surat Pemberitahuan Bantuan, serta melengkapi persyaratan yang tercantum dalam Surat Pemberitahuan Bantuan untuk pencairan bantuan di bank penyalur

    4. Bantuan disalurkan melalui Rekening Pemerintah Lainnya (RPL) Direktorat Jenderal pendidikan Islam Kementerian Agama dan disalurkan ke rekening masing-masing penerima bantuan

    Daftar penerima bantuan dapat diakses melalui tautan berikut:

    1. SK BOP Pesantren (https://ditpdpontren.kemenag.go.id/web/pengumuman/sk-bop-pesantren/)

    2. SK BOP Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (https://ditpdpontren.kemenag.go.id/web/pengumuman/sk-bop-lpq/)

    3. SK BOP Madrasah Diniyah Takmiliyah (https://ditpdpontren.kemenag.go.id/web/pengumuman/sk-bop-mdt/)

    4. SK Bantuan Pembelajaran Daring (https://ditpdpontren.kemenag.go.id/web/pengumuman/sk-daring/)
    Humas

    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id