SMA Pradita Dirgantara Buka Jalan Siswanya Menuju 'Prancis'

    Citra Larasati - 09 Oktober 2020 22:09 WIB
    SMA Pradita Dirgantara Buka Jalan Siswanya Menuju 'Prancis'
    Teleconference antara SMA Pradita Dirgantara dengan Kedutaan Besar Prancis untuk Indonesia. Foto: Dok. Pradita Dirgantara
    Boyolali:  Sekolah Menengah Atas (SMA) Pradita Dirgantara menginisiasi kerja sama dengan Kedutaan Prancis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran agar berdaya saing global.  Hal ini dilakukan menyadari pentingnya internasionalisasi dan kualitas pendidikan menengah atas yang dapat bersaing di tingkat internasional.

    “Acara ini menjadi inisiasi awal bagi Sekolah Pradita Dirgantara untuk melakukan kerja sama di bidang pendidikan dengan Prancis," kata Ketua Umum Yasarini, Nanny Hadi Tjahyanto dalam teleconference antara SMA Pradita Dirgantara dengan Kedutaan Besar Prancis untuk Indonesia, Jumat, 9 Oktober 2020.

    Turut hadir dalam teleconference, Atase Kerja Sama Bahasa Prancis, Philippe Grangé, Atase Pertahanan Kedutaan Besar Republik Prancis untuk Indonesia, Sven Meic, Wakil atase Pertahanan Kedutaan Besar Republik Perancis, David Cordier, dan Direktur Pusat IFI Yogyakarta, Sarah Camara. 

    Sementara dari Sekolah Pradita Dirgantara dihadiri Direktur Sekolah Pradita Dirgantara Dwi Agus Yuliantoro, Sutanto, Manajer Pengawasan dan Penjaminan Mutu dan Kepala SMA Pradita Dirgantara, Yulianto Hadi.

    Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan dapat menambah wawasan kebudayaan Prancis bagi siswa, dan juga menjadi awal kerja sama dengan sekolah dan universitas-universitas di Prancis. "Agar siswa SMA Pradita Dirgantara bisa studi lanjut di sana," ujar Nanny.

    Adapun rencana kerja sama yang akan dibangun adalah program Sister School dengan sekolah di Prancis, sehingga masing-masing sekolah dapat melakukan pertukaran siswa dan guru yang dilakukan secara rutin. Program France track juga akan diterapkan bagi siswa-siswa yang merencanakan melanjutkan studi di Universitas di Prancis.

    Baca juga:  Bank Kedelai, Inovasi Pembelajaran SMA Pradita Dirgantara Selama Pandemi

    Dalam program tersebut sekolah akan didukung oleh IFI (Institut Prancis untuk Indonesia) untuk menyediakan pengajar bahasa Prancis yang berkualitas. Sehingga siswa dapat mempelajari Bahasa dan budaya Prancis dengan baik sebelum melanjutkan studi di Prancis.

    Dalam program France Track ini, siswa juga akan dilatih untuk mempelajari sains dengan pengantar bahasa Prancis, sehingga ke depan siswa dapat melakukan adaptasi yang relatif lebih cepat ketika sudah melanjutkan studinya di Prancis.   Sekolah Pradita Dirgantara, kata Nanny, menyambut baik kehadiran IFI dengan france corner-nya di sekolahnya.

    Hal ini diharapkan dapat membantu siswa untuk dekat dengan budaya Prancis dan mempelajari bahasa Prancis dengan baik, sehingga mereka dapat mendaftar dan kuliah di universitas-universitas di Perancis. Ke depan SMA Pradita Dirgantara berharap menjadi Sekolah Menengah Atas kelas dunia dengan fasilitas dan kerja sama pendidikan dalam dan luar negeri yang memadai. 

    "Semoga akhir tahun ini Sekolah Pradita Dirgantara dapat memulai program ini, jika kondisi pandemi sudah kondusif,” Papar Direktur Sekolah Pradita Dirgantara, Dwi Agus Yuliantoro.

    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id