Undang Profesor Indonesia, Amerika Tertarik Pelajari JKN

    Citra Larasati - 22 April 2018 23:24 WIB
    Undang Profesor Indonesia, Amerika Tertarik Pelajari JKN
    Dirjen Sumber Daya Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Pendidikan Tinggi Kemenristek Dikti Ali Ghufron Mukti. Medcom.id/Citra Larasati.
    Jakarta: Amerika Serikat tertarik mempelajari sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diterapkan di Indonesia. Harvard University pun mengundang secara khusus pakar JKN Ali Ghufron Mukti untuk memberikan kuliah umum.

    Ali Ghufron akan memberikan kuliah umum pada 30 April 2018 di Departement of Global Health and Medicine, Harvard University. Ia akan menjelaskan penerapan JKN di Indonesia. 

    "Saya diundang khusus, karena mereka ingin mendengarkan bagaimana Indonesia mengembangkan sistem jaminan kesehatan. Mulai dari sejarahnya, perkembangan, hingga tantangan-tantangan yang dihadapi," kata Ghufron yang menjadi anggota tim Kelompok Kerja (Pokja) persiapan implementasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

    Dalam tim Pokja yang membidani lahirnya BPJS, Ghufron bertugas menyiapkan segala hal terkait peraturan perundangan BPJS selama satu tahun lamanya. Sistem kesehatan memang tengah diperdebatkan di Amerika. 

    Terutama, setelah mantan Presiden Barack Obama berhasil mereformasi sistem kesehatan. Namun, Presiden Donald Trump berniat menghapus program yang dikenal dengan Obama Care itu.

    "Setelah era Presiden Trump, beliau ingin menghapus program Obama, debat masih terus berlangsung hingga sekarang," ujar mantan Wakil Menteri Kesehatan ini.

    Ghufron akan berbicara di depan dosen yang tertarik dengan bidang kesehatan, khususnya isu jaminan kesehatan. Ghufron mengaku mempersiapkan diri dengan baik sebagai pembicara.

    Ghufron pun menyiapkan materi dan paparan komprehensif di tengah kesibukannya sebagai dirjen di Kemenristekdikti. Ia pun harus menyiapkan secara matang karena kuliah umum dihadiri dosen kelas dunia.

    "Apa yang kita sampaikan harus tepat, akurat, karena mereka kritis.  Kalau soal grogi, insyaAllah saya tidak grogi bicara di depan mereka," ungkap Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada (UGM) ini.



    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id