Ketua MPR Minta Izin Pembukaan Sekolah Zona Kuning Dikaji Ulang

    Antara - 10 Agustus 2020 21:04 WIB
    Ketua MPR Minta Izin Pembukaan Sekolah Zona Kuning Dikaji Ulang
    Ketua MPR Bambang Soesatyo. Foto: MI/Susanto
    Jakarta: Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengkaji ulang izin sekolah tatap muka di wilaya zona kuning virus korona (covid-19). Nadiem diminta menimbang masukan Komite Penanganan Covid-19 agar tidak terjadi klaster baru penyebaran covid-19.

    "Mendorong pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengkaji kembali kebijakan tersebut secara mendalam," ujar Bamsoet dalam siaran pers di Jakarta, Senin, 10 Agustus 2020.

    Dia juga mendorong pemerintah tetap memprioritaskan kesehatan dan keselamatan siswa dan guru dalam setiap kebijakan yang dibuat. Paling penting, berkonsultasi dengan Komite Penanganan covid-19 dan ahli epidemiologi sebelum zona kuning menggelar pembelajaran tatap muka.

    Dia mengingatkan, zona kuning berpotensi memiliki risiko yang sama dengan zona merah maupun oranye serta kemungkinan status zona kuning bisa berubah jadi zona oranye ataupun zona merah.

    Baca: Nadiem: Keputusan Final Sekolah Tatap Muka Ada di Orang Tua

    Bamsoet pun mendorong agar penerapan sistem belajar tatap muka bagi para siswa menjadi opsi terakhir apabila proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) tidak bisa dilakukan sama sekali.

    Pemerintah melalui surat keputusan bersama (SKB) empat menteri sepakat untuk memperbolehkan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah. Izin diberikan bagi sekolah yang termasuk dalam kategori zona hijau dan zona kuning.

    (AGA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id