Fakultas Kedokteran UI Tambah Dua Guru Besar

    Intan Yunelia - 21 November 2019 16:11 WIB
    Fakultas Kedokteran UI Tambah Dua Guru Besar
    Guru besar UI saat menyampaikan orasi ilmiah dalam pengukuhan. Foto: UI/Humas
    Jakarta: Universitas Indonesia (UI) mengukuhkan dua Guru Besar dari Fakultas Kedokteran. Kedua guru besar tersebut adalah Prof. Dr. dr. Tjhin Wiguna, SpKJ (K) dalam bidang Ilmu Psikiatri dan Prof. Dr. dr. Noroyono Wibowo , SpOG (K) dalam bidang Ilmu Obstetri dan Ginekologi FKUI.

    Dalam kesempatan tersebut, Tjhin menyampaikan orasi ilmiah pengukuhan dengan judul ‘Penerapan Teori Psikiatri Anak di Era Revolusi Industri 4.0’. Menurutnya, penerapan teori psikiatri anak dan neurosains yang selalu mengedepankan pentingnya plastisitas otak sebagai modal dasar pertumbuhan otak serta perkembangan emosi, perilaku, moral, dan perkembangan kognitif sudah seharusnya dimulai sejak janin dalam kandungan.

    “Walaupun teknologi komputer berkembang pesat dan sistem Artificial Intelligence (AI) berkembang dengan canggihnya, namun dengan mengingat kembali bahwa relasi emosi dan kelekatan ibu dan anak merupakan dua unsur yang tidak tergantikan dan berpegang teguh pada konsep tersebut, niscaya anak-anak kita berkembang menjadi generasi penerus bangsa yang bukan hanya mampu mencipta namun juga teguh dalam bersaing, tegar menghadapi rintangan, serta mampu keluar sebagai pemenang,” kata Tjhin, Kamis, 21 November 2019.

    Sedangkan Noroyono menyampaikan pidato berjudul ‘Delivering Human with Humanity: Peran Kedokteran Fetomaternal terhadap Ketahanan Nasional’. Ia mengutarakan pentingnya mempersiapkan kehamilan dengan optimal agar menurunkan risiko penyakit.

    Terutama yang memiliki efek jangka panjang seperti hipertensi, diabetes mellitus, penyakit neurodegeneratif, dan sebagainya.

    “Sudah saatnya paradigma asuhan antenatal kita perluas untuk dapat memberikan intervensi sedini mungkin. Termasuk intervensi nutrisi pada awal kehamilan, bahkan pada periode prekonsepsi. Di situlah ruang bagi kedokteran fetomaternal untuk mengupayakan lahirnya seorang manusia,”pungkasnya.

    Prof. Tjhin menjadi Guru Besar FKUI yang dilantik ke-24 pada tahun 2019, diikuti dengan Prof. Noroyono sebagai Guru Besar FKUI ke-25 pada pengukuhan Guru Besar tahun 2019.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id