Jabat Mendikbud, Ini Tantangan yang Menanti Nadiem Makarim

    Anggi Tondi Martaon - 23 Oktober 2019 14:04 WIB
    Jabat Mendikbud, Ini Tantangan yang Menanti Nadiem Makarim
    Nadiem Makarim ditunjuk sebagai Mendikbud pada Kabinet Indonesia Maju (Foto:MI/Ramdani)
    Jakarta: Nadiem Makarim ditunjuk sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan (Mendikbud) pada Kabinet Indonesia Maju. Mantan bos GoJek itu diharapkan dapat memberikan harapan baru pada sektor pendidikan.

    "Saya harap, Nadiem dapat banyak melakukan inovasi di bidang pendidikan, terutama dalam digitalisasi pendidikan Indonesia," kata Anggota DPR RI Hetifah Sjaifudian kepada Medcom.id saat dihubungi di Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019.

    Melihat latar belakang Nadiem Makarim yang dekat dengan teknologi digital, diharapkan dunia pendidikan Tanah Air akan memanfaatkan penerapan teknologi.

    "Big Data dan AI (artificial intelligence atau kecerdasan buatan) sangat bisa dimaksimalkan untuk mengatasi masalah pendidikan di Indonesia. Misalnya, memetakan persebaran sekolah dan guru, menyebarkan konten secara online, dan banyak lainnya," kata mantan Wakil Ketua Komisi X DPR RI itu.

    Upaya tersebut memiliki tantangan besar. Salah satunya, resistensi dari beberapa kelompok yang merasa dirugikan karena reformasi sektor pendidikan melalui digitalisasi.

    "Seperti penggunaan big data atau pembelajaran melalui digital, mungkin nanti (produsen) buku, kertas, atau proyek bisa terganggu. Pasti ada kelompok-kelompok yang merasa dirugikan akibat reformasi dunia pendidikan ke depan," ucap Hetifah.

    Selain itu, Nadiem diprediksi akan menghadapi tantangan dalam mengelola birokrasi. Dia dianjurkan cepat belajar dan beradaptasi.

    "Dia harus cepat belajar mengelola birokrasi. Bukan tidak mungkin dia akan menghadapi resistansi dari orang-orang yang akan terpengaruh aturan baru," kata Hetifah.

    Walau begitu, Hetifah optimistis Nadiem mampu melewati semua tantangan tersebut. Semua pihak, khususnya jajaran Kemendikbud Dikti, akan membantu Nadiem beradaptasi dan menerapkan kebijakan yang tepat untuk memajukan pendidikan.

    "Saya yakin dia bisa cepat belajar. Dalam tiga bulan pertama, pasti akan ada masa transisi. Nanti DPR juga bisa membantu menjembatani dalam prosesnya," kata Hetifah.



    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE
    MORE

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id