Moeldoko Jelaskan Konsep SDM Unggul di Trisakti

    Candra Yuri Nuralam - 18 Agustus 2019 12:46 WIB
    Moeldoko Jelaskan Konsep SDM Unggul di Trisakti
    Kepala Staf Presiden Moeldoko (tengah) di Universitas Trisakti, Jakarta. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.
    Jakarta: Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menjelaskan konsep sumber daya manusia (SDM) unggul yang diusung Presiden Joko Widodo. Konsep itu dibutuhkan meningkatkan kualitas SDM Indonesia.

    "Kenapa kita harus bangun SDM yang unggul? Human competitive indeks kita masih cukup jauh, Indonesia di angka 87. Human development indeks kita di (peringkat) 116, global talent kita di (peringkat) 77, di DCII kita di (peringkat) 85," kata Moeldoko di hadapan mahasiswa baru Universitas Trisakti, Tomang, Jakarta Barat, Minggu, 18 Agustus 2019.

    Mantan Panglima TNI itu menyebut angka itu belum cukup bagus. Padahal, Indonesia memiliki SDM yang memadai. Hal ini membuat pemerintah ingin menggenjot kualitas SDM.

    "Saya bayangkan Singapura tidak punya SDM nasional tapi maju, mereka punya teknologi. Kalau Indonesia kita punya semua, sumber daya nasional kita luar biasa. Kalau ditambah kalian yang luar biasa kita bisa melampaui negara-negara di luar sana," jelas Moeldoko.

    Program kartu prakerja jadi salah satu cara peningkatan kualitas itu. Kartu itu diharapkan bisa mengasah kemampuan SDM Indonesia.

    "Misal Moeldoko tinggal di Kediri dan mau bekerja. Saya punya telepon genggam yang mau daftar ke lembaga pencari kerja. Saya (misalnya) daftar untuk bekerja di kafe, setelah itu lembaga itu akan mendaftar ke lembaga pemerintah yang akan memberikan modal untuk kursus saya," jelas Moeldoko.

    Baca: Pidato Jokowi Soal SDM Dinilai Telah Melingkupi HAM

    Pemerintah akan memberikan kursus meningkatkan kemampuan calon pekerja. Pemerintah akan memberikan uang saku kepada calon pekerja tersebut. "Selama saya belum kerja akan diberikan intensif Rp300 ribu sebulan, saat sudah kerja baru saya lapor untuk dihentikan intensifnya," tambah Moeldoko.

    Dia berharap program itu bisa menggenjot nilai SDM Indonesia di mata dunia. Selain itu, kata Moeldoko, program itu juga dilakukan agar SDM Indonesia tidak lagi dicuri negara asing.

    "Kita harus bisa mengelola anak bangsa untuk masa depan. Untuk itu pemerintah sudah menyiapkan manajemen talenta nasional yang mana anak Indonesia yang hebat akan didata dengan data base kita agar intelek properti tidak diambil negara lain," kata Moeldoko.

    Dia meminta mahasiswa baru Universitas Trisakti tidak khawatir dilupakan negara. Pemerintah tak akan melupakan masyarakat yang memiliki kemampuan mumpuni. Pemerintah pun akan mendata mahasiswa yang memiliki potensi besar.

    "Kalian semua yang punya talenta unggul jangan khawatir, kalian akan didata oleh negara," jelas Moeldoko.




    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id