Kemenristekdikti Berharap Zonasi Tak Surutkan Gairah Berprestasi

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 26 Juni 2019 10:37 WIB
    Kemenristekdikti Berharap Zonasi Tak Surutkan Gairah Berprestasi
    Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kemenristekdikti, Ismunandar, Medcom.id/Citra Larasati.
    Jakarta:  Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kemenristekdikti, Ismunandar berharap kebijakan sistem zonasi yang diterapkan di jenjang pendidikan dasar dan menengah tidak menurunkan gairah siswa untuk berprestasi.  Ia berharap peningkatan kualitas pendidikan dan pemerataan pendidikan di era sistem zonasi akan berjalan beriringan.

    Pernyataan tersebut disampaikan Ismunandar, menanggapi kekhawatiran akan menurunnya semangat kompetisi siswa di era zonasi. Karena untuk mendapatkan sekolah tidak lagi ditentukan oleh nilai Ujian Nasional (UN), melainkan hanya berdasarkan pertimbangan jarak domisili ke sekolah.

    Baca:  Sesuaikan Zonasi, Menristekdikti Kaji Pengurangan Kuota SNMPTN

    Menurunnya semangat berkompetisi juga dikhawatirkan akan berdampak pada input penerimaan mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang selama ini kompetitif.  "Semangat berprestasi harus tetap ada pada semua siswa, berprestasi di bidang-bidang yang menjadi passion mereka," kata Ismunandar kepada Medcom.id, di Jakarta, Rabu, 26 Juni 2019.

    Dengan kebijakan ini, kata Isumnandar, guru dan sekolah harusnhya lebih memiliki tanggung jawab untuk memfasilitasi semua anaknya berprestasi.  Prestasi unggul bukan hanya di bidang akademik, tetapi juga nonakademik, seperti olah raga dan seni.

    "Sekolah menjadi tempat di mana siswa menemukan passion=nya dan difasilitasi oleh sekolah agar berprestasi di bidangnya masing-masing," kata mantan dekan termuda ITB ini.

    Baca:  Sistem Zonasi Diminta Dibarengi Standarisasi Guru

    Tentu saja, ujar Ismunandar, menjadi tugas guru dan semua pemangku kepentingan di sekolah untuk memastikan mutu pembelajaran justru meningkat dengan berbagai kebijakan baru ini. Terkait sistem zonasi yang bertujuan untuk pemerataan pendidikan, Ismunandar mengatakan, pihaknya mendukung niat baik kebijakan yang digagas oleh Mendikbud, Muhadjir Effendy ini.

    Sementara itu, pihak Kemenristekdikti dan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) akan memasukkan sistem zonasi ke dalam pembahasan saat evaluasi pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru PTN 2019.  "Selalu kami lakukan evaluasi menyeluruh setelah semua tahapan selesai. Nanti pada saat evaluasi akan jadi salah satu pokok bahasan," ujarnya.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE
    MORE

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id