Bahas Ancaman Maritim Digital, Rektor Unhan Raih Gelar Profesor

    Wandi Yusuf - 07 Juni 2021 17:52 WIB
    Bahas Ancaman Maritim Digital, Rektor Unhan Raih Gelar Profesor
    Rektor Unhan Laksamana Madya TNI Amarulla Octavian dikukuhkan sebagai profesor. Foto: Unhan



    Bogor: Rektor Universitas Pertahanan Laksamana Madya TNI Amarulla Octavian mendapat gelar akademik tertinggi. Octavian dikukuhkan sebagai profesor setelah memaparkan orasi ilmiah berjudul “Masyarakat Maritim 5.0 dan Ancaman Keamanan Maritim Digital”.

    Orasi itu membahas konstruksi masyarakat maritim masa depan. Menurutnya, keamanan maritim digital menjadi suatu keharusan mengingat munculnya embrio masyarakat maritim 5.0.

     



    "Ini terlihat dengan masifnya penggunaan teknologi digital dan pemanfaatan big maritime data dalam praktik-praktik keseharian di masyarakat," kata Octavian, Senin, 7 Juni 2021.
     
    Menurutnya, perkembangan teknologi digital oleh industri maritim nasional memungkinkan pertumbuhan ekonomi melaju kencang. Pertumbuhan ini, kata dia, harus juga dibarengi dengan upaya perlindungan dan konservasi lingkungan laut. 

    "Termasuk, pengurangan polusi dan memastikan laut Indonesia dapat terus-menerus bertahan untuk menyediakan sumber makanan bagi generasi mendatang," katanya.

    Pengukuhan gelar profesor kepada Octavian dilakukan dalam Sidang Senat Terbuka Pengukuhan Guru Besar Tetap kepada Laksdya TNI Prof Dr Amarulla Octavian pada Kamis, 3 Juni 2021. Sidang dilakukan di Kampus Kampus Bela Negara Unhan, Sentul, Bogor. 

    Dari pengukuhan ini, Octavian didapuk sebagai Guru Besar Ilmu Pertahanan bidang Sosiologi Keamanan pada Fakultas Keamanan Nasional. Hal ini berdasarkan Keputusan Mendikbudristek RI Nomor 30152/MPK.A/KP.05.01/ 2021 terhitung mulai 1 Mei 2021.

    Prosesi senat berjalan dengan tertib dan khidmat sesuai protokol kesehatan covid-19.

    Sidang Senat dihadiri Wakil Menteri Pertahanan Letjen TNI M Herindra, Sekjen Kemhan Donny Ermawan, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari, Ketua DAS BIN Letjen TNI (Purn) M Munir, serta para pejabat dari Kemhan RI, Kemendikbudristek, BIN, Mabes TNI, ketiga mabes Angkatan, Polri, Bakamla RI, Basarnas, Wantannas, BNPT, BNN, dan PII. 

    Hadir pula beberapa guru besar dan rektor dari Universitas Indonesia, Universitas Diponegoro, Universitas Trisakti, Universitas Islam Negeri Jakarta, Universitas Hang Tuah, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, dan Sekolah Tinggi Teknologi TNI Angkatan Laut dan Sekolah Tinggi Intelijen Negara. Sidang juga dihadiri pengamat pertahanan Susaningtyas Kertopati. 

    Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dalam sambutan yang dibacakan oleh Ketua Dewan Guru Besar Unhan Laksamana TNI (Purn) Prof Dr Marsetio berpesan untuk menyusun dan melaksanakan berbagai inovasi dan kreativitas dalam rangka pencapaian semua tugas dan misi Unhan. 

    "Agar ke depan Unhan benar-benar menjadi center of excellence on military intellectual and defense science," kata Prabowo.

    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id