Unsyiah Kukuhkan Tiga Profesor Perempuan

    Intan Yunelia - 23 Desember 2019 21:02 WIB
    Unsyiah Kukuhkan Tiga Profesor Perempuan
    Pengukuhan tiga guru besar Unsyiah, Banda Aceh. Foto: Unsyiah/Humas
    Banda Aceh:  Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh mengukuhkan tiga profesor atau guru besar perempuan dari tiga fakultas berbeda di perguruan negeri tertua di Provinsi Aceh ini.  Pengukuhan berlangsung dalam sidang terbuka senat dipimpin Ketua Senat Unsyiah Prof.
    Said Muhammad di Gedung AAC Dayan Dawood, Kampus Unsyiah, Banda Aceh di Banda Aceh, Senin, 23 Desember 2019.

    Ketiga srikandi yang dikukuhkan sebagai profesor tersebut yakni Prof. Rina Sriwati dari Fakultas Pertanian, Prof. Rahmah Johar dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), serta Prof. Kartini Hasballah dari Fakultas Kedokteran.  Rektor Unsyiah Prof. Samsul Rizal mengatakan dengan pengukuhan tiga profesor tersebut, maka jumlah guru besar di Unsyiah mencapai 73 orang, dengan jumlah terbanyak dari Fakultas Teknik yaitu 19 orang dan Fakultas Pertanian 12 orang.

    Samsul Rizal menyebutkan, gelar profesor merupakan level tertinggi dalam karier profesional seorang dosen di perguruan tinggi. Banyak dosen berjuang meraihnya, namun tidak
    semua berhasil mendapatkan gelar tersebut.

    "Dari 290 ribu lebih dosen seluruh Indonesia hanya 5.300-an orang saja yang berhasil meraih
    gelar profesor. Meraih gelar ini tentu bukan hal mudah," kata Samsul Rizal menyebutkan.

    Oleh karena itu, Rektor Unsyiah mengucapkan selamat dan rasa bangga atas keberhasilan ketiga profesor baru tersebut. Apalagi ketiganya berasal dari kalangan perempuan.

    "Kami berharap ketiga profesor yang baru dikukuhkan tersebut memberi kontribusi aktif. Apalagi
    ketiganya memiliki kepakaran yang sangat dibutuhkan," ujar Samsul dikutip dari laman Unsyiah.

    Ia menyebutkan, Kartini Hasballah memiliki kepakaran bidang farmasi berbasis bahan alam. Apalagi fokus penelitiannya diarahkan untuk pencarian obat kanker dan antibakteri alami.   

    Begitu juga kepakaran Rahmah Johar yang fokus menemukan metode pembelajaran yang
    nyaman dan mudah diterima. Selama ini pelajaran matematika telah menjadi momok yang menakutkan bagi siswa.

    "Hasil penelitian menyebutkan, sejak SD siswa mulai kesulitan memahami soal bilangan serta soal yang melibatkan logika. Prof. Rahma Johar dengan penelitiannya berupaya meningkatkan profesionalisme guru melalui pendidikan matematika realistik," ucap Samsul.

    Sementara itu, Rina Sriwati memiliki kepakaran pada pertanian, khususnya kesehatan tumbuhan. Sebab, mengabaikan perhatian kepada tumbuhan, sama artinya memulai kepunahan
    makhluk hidup lainnya, termasuk manusia.

    "Sebagai institusi, Unsyiah mendukung penuh semua gagasan positif ketiga profesor perempuan ini. Kami berharap ketiganya mampu berkontribusi mengharumkan Unsyiah,
    paling tidak di tingkat Asia Tenggara," tutup Samsul.  



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id