16 Tim Indonesia Bertanding di Kejuaran Robotik Dunia

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 31 Juli 2019 22:23 WIB
    16 Tim Indonesia Bertanding di Kejuaran Robotik Dunia
    Tim Indonesia akan mengikuti kompetisi robotik tingkat dunia, World GreenMech dan Robot for Mission (R4M) . Foto/Dok.Rumah Edukasi indonesia.
    Jakarta: Tim Indonesia akan mengikuti kompetisi robotik tingkat dunia, World GreenMech dan Robot for Mission (R4M) tingkat SD, SMP, SMA dan Greenmech Junior 2019 tingkat SD World Greenmech dan R4M serta Greenmech Junior.  Kali ini, Indonesia membawa 16 tim dalam kompetisi  yang digelar 1 Agustus 2019 di National Chung Hsing University, Taichung, Taiwan ini.

    Tim Indonesia akan bersaing dengan 11 negara lainnya, yakni Thailand, Vietnam, Malaysia, Korea Selatan, Jepang, Rusia, India, Amerika, China, Hongkong, dan Taiwan.  Sebanyak 200 tim termasuk Indonesia akan berkompetisi ketat di sana.

    Direktur Rumah Edukasi Indonesia, Mulia Anton mengatakan, semua tim yang mewakili Indonesia adalah tim yang sudah mengikuti kompetisi regional di tiga wilayah.  Yaitu di Medan untuk wilayah Sumatera, di Jakarta untuk wilayah Jawa bagian barat dan di Surabaya untuk wilayah Jawa bagian Timur pada Januari 2019.

    Seluruh tim kemudian mengikuti kompetisi nasional pada 11 Mei 2019 di Universitas Tarumanagara Jakarta, yang diikuti oleh 50 tim dari seluruh Indonesia.  Mulia menjelaskan, GreenMech adalah sebuah kompetisi membuat struktur mekanika Rube Goldberg Machine yang menyenangkan.

    Caranya dengan menghubungkan berbagai fungsi dari mekanika dan green energy melalui operasi yang kompleks untuk menyelesaikan tindakan sederhana. Kompetisi ini menggunakan prinsip pendekatan sains yang mengkombinasikan lima aspek pembelajaran dan perkembangan.

    “Dikenal dengan istilah STEAM (Science, Technology, Engineering, Art and Mathematics) dan dibagi dalam tiga kategori, yaitu kelompok sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas,” kata Mulia dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu, 31 Juli 2019.

    Tujuan dari kompetisi ini, kata Mulia, mendorong semangat kreativitas dan kerja sama tim dalam menyelesaikan masalah melalui brainstorming dalam membuat sebuah konstruksi bangunan mekanika.  Dalam setiap tim yang terdiri dari empat siswa ini menginspirasi peserta untuk menghargai aplikasi saintifik dan mengembangkan pendidikan sains yang kreatif.

    “Dengan menggabungkan pemikiran yang kreatif ke dalam struktur bangunan, sehingga peserta dapat mengaplikasikan teori sains dan kreativitas agar dapat mendemonstrasikan hasil dari pendidikan sains yang kreatif,” jelasnya.

    Baca:  Juarai Kontes Robot di Meksiko, Patahkan Stigma Madrasah Gaptek

    Dalam ajang ini, Indonesia menerjunkan satu tim untuk tingkat SD dan tiga tim untuk tingkat SMP.  Pada tingkat SD diwakili SD Tarakanita 5 Jakarta (Juara 3 Nasional), untuk tingkat SMP diwakili  SMP Tarakanita 4 Jakarta (Juara 1 Nasional), SMP Merlion Surabaya (Juara 2 Nasional) dan SMP St Aloysius 1 Bandung (Juara 3 Nasional).

    Sedangkan  Robot for Mission (R4M) adalah sebuah kompetisi merancang robot menggunakan prinsip saintifik berbasis STEAM dan membuat program coding agar robot dapat menyelesaikan misi. Pada misi kompetisi regional kali ini adalah untuk memindahkan makanan dari tempat penyimpanan makanan ke kandang-kandang yang telah ditentukan.

    Mulia menuturkan kompetisi ini untuk menguji kemampuan aplikasi programming dan kreativitas serta melatih teknik manipulasi dan kemampuan menggerakkan robot.  Setiap tim dibebaskan membuat berbagai macam model robot sesuai dengan spesifikasi yang sudah ditentukan oleh panitia.

    Setiap tim juga dapat menggunakan berbagai macam perangkat untuk mengoperasikan robot tersebut, seperti smartphone, pads, dan laptop.

    “Kompetisi yang menanamkan semangat kerja sama tim, di mana setiap tim terdiri dari 3-4 orang dan setiap orang memiliki peranan masing-masing yang saling membantu menyelesaikan misi tersebut,” ujarnya.

    Kompetisi R4M juga merefleksikan kolaborasi “Human-Machine” yang membuat kompetisi ini berbeda dengan kompetisi robot lainnya.

    Dalam kompetisi R4M  Indonesia membawa sepuluh tim. Empat tim untuk tingkat SD, diwakili SD Sutomo 1 Medan (Juara 1 Nasional), SD Tunas Metropolitan Tangerang (Juara 2 Nasional), SD Tarakanita Gading Serpong (Juara 3 Nasional), SD Tarakanita 4 Jakarta (Juara 4 Nasional).  Untuk tingkat SMP Indonesia menurunkan empat tim, yang diwakili SMP Sutomo 2 Medan (Juara 1 Nasional),  SMP St Angela Bandung (Juara 3 Nasional), SMPK 2 BPK Penabur (Juara 4 Nasional), SMP Marsudirini Cawang (Juara 5 Nasional). Sementar untuk SMA, menurunkan dua tim dari SMA Sutomo 2 Medan (Juara 1 Nasional), SMA Sutomo 1 Medan (Juara 2 Nasional)

    Untuk kompetisi Greenmech Junior, adalah sebuah kompetisi membuat dua proyek mekanika sederhana. Pertama, mobil menggunakan energi elastisitas karet yang harus mencapai target tertentu dengan nilai tertinggi dan harus melewati halangan “polisi tidur”.

    Kedua, Mobil menggunakan energi inersia yang harus bisa menjatuhkan gelas kertas dan botol plastik seperti bermain bowling, yang dapat menjatuhkan terbanyak mendapatkan skor tertinggi.

    “Kompetisi Greenmech Junior ini diperuntukkan bagi anak sekolah dasar kelas 1 sampai kelas 4 dan berkelompok dimana setiap kelompok terdiri dari 2 anak,” kata Mulia.

    Indonesia menurunkan dua tim dalam Greenmech, diwakili SD Tarakanita 2 Jakarta (Juara 1 Nasional) dan SD Tarakanita 5 Jakarta (Juara 2 Nasional).

    Ini kali ketiga Indonesia mengikuti kompetisi tingkat dunia. Pertama di China tahun 2017 tim Greenmech tingkat SD Indonesia berhasil mendapatkan perhargaan Best Performance Overseas team sebagai tim yang pertama kali ikut dan mendapatkan penghargaan terbaik. Kedua di Taichung Taiwan tahun 2018, tim Greenmech SD dan R4M SD Indonesia berhasil meraih penghargaan Honorable Mention (Juara Harapan).

    (CEU)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id