comscore

SMK Model PGRI 1 Mejayan Tancap Gas di Program Padanan Industri

Citra Larasati - 13 Mei 2022 17:08 WIB
SMK Model PGRI 1 Mejayan Tancap Gas di Program Padanan Industri
Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, Wikan Sakarinto saat di SMK Model PGRI 1 Mejayan. Foto: Dok. SMK Model PGRI 1 Mejayan
Jakarta:  Bukan SMK Model PGRI 1 Mejayan, jika tidak memiliki mimpi mimpi besar. SMK ini terus menggandeng ratusan Mitras DUDI dan masyarakat yang menjadi target pendidikan di SMK Model.

Kepala SMK Model PGRI 1 Mejayan, Madiun, Jawa Timur, Sampun Hadam mengatakan, dimulai dari inovasi membuat Mokokasi (Mobil Listrik Toko Kampung Pesilat) yang khusus diperuntukkan bagi UMKM dalam rangka membantu pemulihan ekonomi masyarakat di masa pandemi.  Kemudian menghidupkan kearifan lokal dengan mengusung konsep pariwisata dengan menyediakan kolam renang dan resto, bis pariwisata, dan home stay.
Pemberdayaan tanaman porang dengan inovasi-inovasi engineering menciptakan alat pembersih dan pencacah porang sampai pengolahan berbagai aneka makanan dari porang. Pembelajaran Project Based Learning dengan Project langsung dari Mitras DUDI seperti pembuatan kursi kereta api (Job dari PT.INKA Madiun), job box painting (Job dari PT.INKA Madiun), job pembuatan kanopi (Job dari PT. Java Madani Perkasa), job renovasi kantor kecamatan (Job dari PT. Java Madani Perkasa), job membuat gear (Job dari CV. Sumber Pangestu), job membuat shaft (Job dari CV. Sumber Pangestu), job membuat box alat (job dari PT. Rekaindo Global Jasa).

Pengembangan bisnis center meliputi bank pendidikan, cafe education, counter HP dan pulsa, Sahara Mart, CCLE Grosir, CCLE Food, CCLE UMKM, Bengkel Sepeda Motor, Bengkel Mobil, persewaan hall, bis pariwisata, home stay, dan digital marketing. Per tahun 2021 omzet yang dapat dihasilkan sebesar Rp3,8 Miliar.

Tidak berhenti di situ saja, SMK Model PGRI 1 Mejayan menargetkan omset Rp6,8 Miliar pada triwulan 3 dan 4 di tahun 2022 dan pada triwulan 1 dan 2 di tahun 2023.  "Hal ini dibuktikan dengan SMK Model tancap gas menggandeng Industri dengan melalukan MoU bersama industri industri besar seperti PT.INKA Group, Komatsu, Kubota, Polytron," sebut Sampun dalam siaran persnya, Jumat, 13 Mei 2022.

Lalu yang baru saja dilakukan pada hari Rabu,11 Mei 2022 bersama D tech Inovasi Indonesia yang langsung disaksikan oleh Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, Wikan Sakarinto di Politeknik Negeri Madiun dengan mengusung tema “Battle Of Teaching Factory” yang menggunggulkan Better dan Faster. Kerja sama yang terjalin ini sebagai wujud implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Project Based Learning.

Wujud Real Project Based Learning yaitu berani terima order dan mengerjakan order. Order ini nanti yang akan dikerjakan bersama antara PT. INKA Madiun sebagai pemberi order, dan D Tech Inovasi Indonesia sebagai katalisator yang bertugas mengawasi dan menguji order yang dilakukan oleh SMK-SMK.

Wikan mengapresiasi semangat maju dan respons cepat tanggap SMK Model untuk selalu menggandeng industri dalam sistem pendidikannya.  Salah satunya yaitu SMK Model PGRI 1 Mejayan akan mengerjakan 540 job order pembuatan kursi kereta executive dari PT. INKA Madiun dan D tech sebagai katalisatornya dengan nilai job Rp5 Miliar.

Guna menunjang hal tersebut SMK Model melakukan penyiapan SDM unggul berkarakter dan mampu bersaing baik dalam dan luar negeri dengan menciptakan sistem pendidikan berbasis skill pasport. "Skill pasport merupakan asesmen yang dilakukan untuk peserta didik pada setiap mata pelajaran yang dapat dikerjakan dalam waktu dan ruang yang tidak terbatas," ujar Sampun.

Skill pasport ini sebagai dasar menghitung kemampuan peserta didik pada setiap mata pelajaran. Skill pasport dimaksudkan sebagai panduan dan catatan bagi peserta didik dalam proses belajar dan berlatih untuk mencapai standar kompetensi/kompetensi dasar, yang keseluruhannya diperlukan sebagai syarat kelulusan.

Melalui sistem pendidikan ini siswa dapat menyelesaikan materi pembelajaran sesuai kurikulum dalam kurun waktu 2 tahun, sehingga ketika siswa berada di kelas XII siswa tersebut dapat magang di SMK sesuai dengan budaya industri yang berlaku. "Atau bahkan siswa yg dapat menyelesaikan skill pasport lebih cepat maka siswa tersebut dapat melakukan magang juga lebih cepat," kata Sampun.

Sistem pendidikan dengan siswa magang di SMK sendiri sebagai wujud implementasi perkawinan nyata antara SMK dengan industri. Dengan banyak belajar dari hubungan perkawinan yang baik antara SMK dengan Industri dan memberikan kesepadanan antara SMK dengan industri maka SMK dapat memdirikan badan usaha.

SMK Model PGRI 1 Mejayan berhasil mendirikan badan usaha PT.CCLE Inovasi di tahun 2022 ini. "Melalui badan usaha ini harapannya dapat membantu SMK lain untuk mendapatkan legal bisnis dengan industri, di mana SMK lain ini tidak mungkin membuat badan usaha sendiri," harap Sampun.

Jadi SMK Model dengan senang hati akan membantu SMK-SMK lainnya yg ada di Indonesia agar dapat menjalin jejaring dalam pengembangan badan usaha.  SMK Model PGRI 1 Mejayan juga menyiapkan produk produk aneka desain mesin yang dikerjakan langsung menggunakan mesin modern mesin CNC oleh siswa jurusan Teknik Pemesinan sebagai support usaha yang dilakukan oleh SMK lain.

Baca juga:  Keren! Pusat Bisnis SMKN Model PGRI I Mejayan Raup Omzet Rp3,8 Miliar

Misalnya membuat mesin pencacah rumput yang dapat digunakan di SMK pertanian, mesin pengolah daging yang dapat digunakan di SMK dengan jurusan tata boga dan lain sebagainya. Tidak hanya sekadar produk produk tentang machining, SMK Model PGRI 1 Mejayan juga membuat perabot perabot untuk keperluan cafe cafe modern seperti mesin penggiling kopi (coffee grinder, drip coffee maker, moka pot, mesin kopi espresso, peralatan untuk memasak, peralatan untuk memanggang, peralatan menyimpan makanan, peralatan menyimpan air minum, dan sebagainnya.

SMK Model juga berhasil menjalankan program program pendidikan seperti Kelas Jepang yang telah mengirimkan 20 siswanya bekerja di Jepang, program fast track yang berhasil dengan 24 mahasiswa fast track yang semuanya berasal dari SMK Model yg saat ini sedang menjalankan program internahip di PT.INKA Madiun persero, dan Program Pendidikan Kecakapan Kerja yg bekerja sama dengan PT. Global Way yg berhasil mengirimkan 60 persen siswanya bekerja di Global Way.


(CEU)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id