Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf

    Kementerian Dinilai Belum Maksimal Wujudkan Peta Jalan Pendidikan

    Ilham Pratama Putra - 20 Oktober 2020 13:55 WIB
    Kementerian Dinilai Belum Maksimal Wujudkan Peta Jalan Pendidikan
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G) mengapresiasi kepemimpinan satu tahun periode Presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin. Dalam satu tahun ini, Jokowi-Ma'ruf dinilai telah memberikan peta jalan untuk peningkatan kualitas pendidikan.

    Koordinator P2G, Satriwan Salim menyebut peta jalan pendidikan itu harus menjadi acuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Agama (Kemenag), hingga Pemerintah Daerah (Pemda). Sebab dari sanalah, Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai tonggak kemajuan bangsa dibentuk.

    "Acuan utama kebijakan pembangunan SDM yang khususnya di bidang pendidikan. Misalnya bagaimana kualitas guru, kompetensi guru," kata Satriwan kepada Medcom.id, Selasa, 20 Oktober 2020.

    Satriwan menyatakan, kualitas pendidikan dapat diukur dengan skor Programme for International Student Assessment (PISA). Selanjutnya dunia pendidikan juga tak bisa dilepaskan dari pembangunan infrastruktur.

    Baca: Satu Tahun Jokowi-Ma'ruf: Pendidikan Alat untuk Membajak Krisis

    Terlebih di masa pandemi ini. Pembangunan infrastruktur akan semakin kompleks dan diperlukan sentuhan lintas kementerian.

    "Yang berhubunngan dengan infrastruktur, internet, dan akses itu perlu dari Kementerian Komunikasi dan Informasi, Kementerian Badan Usaha Milik Negara dan juga Kementerian  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat," terangnya.

    Menurutnya semua kementerian itu harus menjalankan peta jalan pendidikan. Termasuk Pemda-Pemda juga harus memahami peta jalan pendidikan sebagai acuan dalam menjalankan pendidikan di daerah-daerah.

    Hal ini menjadi keresahan Satriwan dalam satu tahun pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Ia menilai berbagai kementerian dan Pemda belum menunjukkan peran strategis untuk peningkatan pendidikan. Belum ada perhatian kepada SDM dan pembenahan infrastruktur dunia pendidikan.

    "Saya belum melihat ada tindak lanjut yang berarti dari Kemendikbud, Kemenag maupun Pemda. Apalagi ini masa pandemi, pembelajaran dan peningkatan kualitas harus dijaga. Karena pandemi ini sudah menganggu dan mengancam kualitas pendidikan," ujar dia.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id