comscore

Mengenal Bilangan Bulat: Pengertian, Jenis, dan Operasi Hitung

Medcom - 17 Juni 2022 21:14 WIB
Mengenal Bilangan Bulat: Pengertian, Jenis, dan Operasi Hitung
Ilustrasi guru. MI/Gino Hadi
Jakarta: Pada mata pelajaran matematika, bilangan memiliki berbagai macam jenis. Salah satu bilangan yang paling umum dipakai adalah bilangan bulat. Apa yang dimaksud dengan bilang bulat dan apa contohnya?


Pengertian Bilangan bulat


Bilangan bulat adalah semua bilangan yang tidak berbentuk pecahan atau desimal. Bilangan yang juga disebut bilangan penuh ini ditemukan oleh matematikawan asal Italia, Leonardo da Pisa atau akrab disapa Fibonacci.

Untuk memahami materi ini lebih lanjut, simak pembahasan berikut yang meliputi jenis dan operasi hitung bilangan bulat, dikutip dari Quipper:


Jenis-jenis Bilangan Bulat


Bilangan bulat terbagi menjadi dua jenis, yakni bilangan bulat positif dan negatif. Kedua jenis ini bisa dilihat pada garis bilangan yang berbentuk sebagai berikut:
  1. Bilangan bulat positif
    Bilangan bulat positif adalah bilangan bernilai positif yang berada di sebelah kanan nol pada garis bilangan. Semakin ke kanan, maka nilai bilangannya semakin besar. Contoh bilangan bulat positif ialah 1, 2, 3, 4, 5, dan seterusnya.
     
  2. Bilangan bulat negatif

    Sedangkan, bilangan bulat negatif adalah bilangan bernilai negatif yang berada di sebelah kiri nol pada garis bilangan. Semakin ke kiri, maka nilai bilangannya semakin kecil. Contoh bilangan bulat negatif adalah -1, -2, -3, -4, -5, dan seterusnya.


Operasi Hitung Bilangan Bulat

Mengenal Bilangan Bulat: Pengertian, Jenis, dan Operasi Hitung
Operasi hitung bilangan bulat. Foto: Pexels.

Operasi hitung bilangan bulat terbagi menjadi empat macam, yakni penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.

1. Penjumlahan

Pada operasi hitung ini, berlaku beberapa sifat berikut:
  1. Sifat asosiatif, yaitu (a + b) + c = a + (b + c)
  2. Sifat komutatif, yaitu a + b = b + a
  3. Unsur identitas, yaitu a + 0 = 0 + a
Contoh penjumlahan bilangan bulat antara lain:
  1. (2 + 5) + 4 = 2 + (5 + 4) = 11
  2. 6 + 7 = 7 + 6 = 13
  3. 8 + 0 = 0 + 8 = 8
Baca juga: Matematika, Cara Mencari Rumus Keliling dan Luas Setengah Lingkaran serta Contoh Soalnya


2. Pengurangan

Pada operasi hitung pengurangan, tidak berlaku sifat layaknya penjumlahan. Adapun sifat operasi hitung ini ialah:
  1. a - b = a + (-b)
  2. a - (-b) = a + b
Contoh pengurangan bilang bulat antara lain:
  1. 12 – 20 = 12 + (-20) = -8
  2. 1 – (-2) = 1 + 2 = 3

3. Perkalian

Hasil perkalian antara dua bilangan bulat atau lebih harus mengikuti ketentuan berikut:
  1. Perkalian antarbilangan bulat positif = positif. Contoh perkaliannya 2 x 3 = 6
  2. Perkalian antarbilangan bulat negatif = positif. Contoh perkaliannya (-2) x (-3) = 6
  3. Perkalian antara bilangan bulat positif dan negatif = negatif. Contoh perkaliannya (-2) x 3 = -6
Selain aturan tersebut, pada operasi hitung perkalian juga berlaku sifat:
  1. Sifat asosiatif, yaitu (a x b) x c = a x (b x c)
  2. Sifat komutatif, yaitu (a x b) x c = a x (b x c)
  3. Sifat distributif, yaitu a x (b +c) = (a x b)  (a x c)

4. Pembagian

Sama seperti perkalian, hasil pembagian antara dua bilangan bulat atau lebih harus mengikuti ketentuan berikut:
  1. Pembagian antarbilangan bulat positif menghasilkan bilangan positif. Contoh pembagiannya adalah 6 : 3 = 2
  2. Pembagian antarbilangan bulat negatif menghasilkan bilangan positif. Contoh pembagiannya adalah (-6) : (-2) = 3
  3. Pembagian antara bilangan bulat positif dan negatif menghasilkan bilangan negatif. Contoh pembagiannya adalah 6 : (-2) = -3
Perlu diingat bahwa hasil bagi antara dua bilangan bulat tidak selalu bilangan bulat. Misalnya, 6 : 4 = 1,5 (angka 1,5 merupakan bilangan desimal, sehingga tidak termasuk bilangan bulat).

Selain aturan tersebut, operasi hitung pembagian juga mesti memperhatikan beberapa hal berikut:
  1. Tidak berlaku sifat komutatif. Contohnya 6 : 3 ≠ 3 : 6
  2. Tidak berlaku sifat asosiatif. Contohnya (6 : 1) : 3 ≠ 6 : (1 : 3)
  3. Jika dibagi dengan nol atau nol sebagai nilai yang dibagi, menghasilkan nilai tak berhingga dan tidak terdefinisi. Contohnya 2 : 0 = ~ dan  0 : 3 = 0 , sementara 2 ≠ 3
Demikianlah pembahasan mengenai jenis bilangan bulat beserta operasi hitungnya. Semoga bermanfaat! (Nurisma Rahmatika)

Cek Berita terbaru dan Artikel menarik lainnya di Google News

(REN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id