Hand Sanitizer Buatan UI Bakal Dibagikan Gratis

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 17 Maret 2020 21:39 WIB
    <i>Hand Sanitizer</i> Buatan UI Bakal Dibagikan Gratis
    Kimi Hand-Care, hand Sanitizer buatan UI. Foto: UI/Humas
    Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) melalui Tim Pengabdian Masyarakat Departemen Kimia Kedokteran FKUI memproduksi sebanyak 420 liter hand sanitizer yang nantinya akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat. Proses produksi sudah dimulai sejak Senin, 16 Maret 2020 di Laboratorium Departemen Kimia FKUI kampus Salemba.

    Hand sanitizer ini sebelumnya sudah dikembangkan dan dimiliki oleh Departemen Kimia Kedokteran FKUI dengan nama Kimi Hand-Care.  "Produk ini diserahkan ke donatur dan dibagikan ke Rumah Sakit, klinik, kantor dan sekolah," jelas Kepala Departemen Kimia Kedokteran FKUI, Ade Arsianti dalam siaran pers yang diterima Medcom.id, Jakarta, Selasa, 17 Maret 2020.

    Program penggalangan donasi hand sanitizer ini diinisiasi oleh tim Pengabdian Masyarakat yang diketuai oleh Fadilah serta didukung oleh segenap staf di Departemen Kimia Kedokteran FKUI. Program ini juga berangkat dari langkanya keberadaan produk tersebut di pasaran sejak mewabahnya virus Korona.

    Ade menjelaskan, antusiasme para donatur sangat tinggi dalam penggalangan hand sanitizer. Tercatat saat ini kami harus memproduksi ratusan liter hand sanitizer

    "Total produksi untuk minggu ini mencapai 420 liter, sementara jumlahnya masih akan terus meningkat karena ada banyaknya permintaan. Oleh karena keterbatasan SDM, maka kami mengundang pula para relawan untuk mendukung keberhasilan program ini," kata Ade.

    Hand sanitizer ini, kata Ade, mengikuti formula yang dianjurkan oleh World Health Organization (WHO). Produk itu sudah diproduksi untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat, dengan persediaan terbatas sebanyak 100 botol/hari, sampai Jumat pekan ini.

    Ade sangat mengapresiasi para sukarelawan yang telah membantu dalam proses produksi Kimi-Hand Care. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena belum semua kebutuhan masyarakat terpenuhi dikarenakan mulai adanya keterbatasan bahan baku.

    "Diharapkan layanan ini dapat bermanfaat untuk mendukung masyarakat maupun petugas kesehatan yang tidak memiliki akses cuci tangan dengan air dan sabun setiap saat,” ujar Ade.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id