Sambut PTM Terbatas, LLDikti Jakarta Segera Vaksinasi 28 Ribu Dosen

    Arga sumantri - 30 Maret 2021 20:46 WIB
    Sambut PTM Terbatas, LLDikti Jakarta Segera Vaksinasi 28 Ribu Dosen
    Ilustrasi. Medcom.id



    Jakarta: Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III DKI Jakarta akan memastikan semua dosen dan tenaga kependidikan mendapatkan vaksinasi, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun non-PNS. Ini dalam rangka persiapan menyambut pemberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

    Kepala LLDikti Wilayah III Agus Setyo Budi menyampaikan setelah pengumuman keputusan bersama empat menteri tentang panduan PTM terbatas di masa pandemi, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan pemangku kepentingan lain. Koordinasi terkait rencana vaksinasi massal untuk dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan LLDikti Wilayah III.






    "Dan para pimpinan dari delapan Perguruan Tinggi di Jakarta yang nantinya akan menjadi sentra vaksinasi covid-19" tutur Agus melalui keterangan tertulis, Selasa, 30 Maret 2021.

    Ia menerangkan, hingga saat ini vaksinasi covid-19 telah diberikan kepada 650 orang (gelombang 1) dan 447 orang (gelombang 2) dosen serta tenaga pendidik PNS di lingkungan LLDikti Wilayah III pada 12 dan 26 Maret 2021.

    Baca: Menag Harap Siswa Segera Beradaptasi dengan PTM Terbatas

    Berdasarkan hasil diskusi, dalam waktu dekat vaksinasi akan diberikan untuk kurang lebih 28 ribu dosen dan tenaga pendidik non PNS. Serta, mahasiswa kedokteran tingkat akhir (Koas) di lingkungan LLDikti Wilayah III.

    "Jumlahnya kemungkinan akan bertambah dan kami akan pastikan semuanya dapat vaksin. Pelaksanaannya akan kami infokan kemudian" jelas Agus.

    Perguruan Tinggi yang ditetapkan menjadi sentra vaksinasi merupakan Kampus yang memiliki Fakultas Kedokteran. Antara lain, Universitas Trisakti, Universitas Kristen Krida Wacana, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA, Universitas Tarumanagara, Universitas Atmajaya, Universitas Yarsi, Universitas Gunadarma, dan Kalbis Institute, sebagai Kampus yang memiliki rumah sakit.

    Sementara itu, Koordinator Sumber Daya Perguruan Tinggi LLDikti Wilayah III, Sri Mastuti, bersama tim akan membuat pemetaan dosen dan tenaga pendidik agar vaksinasi berjalan dengan lancar. Tim akan menarik data berdasarkan Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN), Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK), Nomor Urut Pendidik (NUP), dan Nomor Induk Tenaga Kependidikan (NITK) yang diperoleh dari Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).

    "Saat ini Perguruan Tinggi yang telah ditunjuk menjadi sentra vaksinasi akan melakukan persiapan dengan membentuk tim dan menjalankan pelatihan untuk vaksinator," kata Sri.

    Baca: PTM Terbatas, Izin Orang Tua Tetap Jadi Penentu

    Pemerintah mengumumkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Korona. SKB diteken Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Kesehatan Budi Gunadi, Dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

    Melalui SKB ini, pemerintah mewajibkan satuan pendidikan memberikan opsi layanan PTM terbatas. Khususnya, bagi pendidik dan tenaga kependidikan yang telah selesai divaksinasi.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id