Komisi X Minta Dunia Pendidikan Jadi Prioritas Vaksinasi

    Ilham Pratama Putra - 09 Desember 2020 14:58 WIB
    Komisi X Minta Dunia Pendidikan Jadi Prioritas Vaksinasi
    Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda. Zoom



    Jakarta: Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dinilai telah membuat para pelajar kehilangan hak belajarnya (learning loss) di tengah pandemi covid-19. Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda meminta agar dunia pendidikan menjadi prioritas vaksinasi.

    "Kita juga meminta pemerintah supaya juga dunia pendidikan jadi salah satu prioritas diawalkan dulu dalam proses vaksinasi itu," kata Huda kepada Medcom.id, Rabu, 9 Desember 2020.

     



    Menurutnya, vaksin dapat mengatasi learning loss akibat pandemi. Learning loss dapat dihadapi dengan adanya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) kembali.

    Dengan vaksinasi, kata dia, nantinya guru hingga siswa akan lebih berani masuk ke sekolah. PTM pun bakal dinilai warga pendidikan lebih aman untuk mengganti PJJ yang dirasa tidak efektif.

    "Semangatnya saya kira memproteksi siswa, kedua supaya PTM bisa dilaksanakan dengan aman supaya learning loss yang jadi warning bank dunia itu bisa kita tuntaskan, kita kurangi dengan cara secepatnya lewat pembelajaran tatap muka," ujar Huda.

    Baca: Komisi X Ingatkan Pemenang Pilkada Soal 20% Anggaran untuk Pendidikan

    Sebanyak 1,2 juta dosis vaksin covid-19 buatan Sinovac dalam bentuk jadi tiba di Indonesia. Meski begitu, vaksinasi belum bisa dimulai. Sebab, masih ada serangkaian tahapan yang perlu dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
     
    Jika lolos uji di BPOM, maka dalam waktu dekat vaksin akan segera diedarkan kepada masyarakat. Vaksin diharapkan jadi salah satu solusi menekan penyebaran wabah covid-19 di Tanah Air.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id