Hanya 15 Persen Paten Dilirik Industri

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 27 November 2019 20:47 WIB
    Hanya 15 Persen Paten Dilirik Industri
    Ilustrasi. Foto: Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan
    Depok:  Indonesia tercatat mempunyai 2.842 yang terdaftar di WIPO (World Intellectual Property Organization) atau Organisasi Hak atas Kekayaan Intelektual Dunia pada 2018.  Namun sayangnya, hanya sekitar 10-15 persennya saja yang dilirik industri.

    Dengan jumlah paten mencapai 2.842 telah berhasil membuat paten Indonesia berada di posisi puncak di antara negara-negara Asia Tenggara.  Banyaknya paten ini tak lepas dari gairah peneliti untuk mematenkan hasil penelitian.

    Tentu ini merupakan sinyal positif untuk penelitian Indonesia.  Sayangnya, banyaknya paten yang terdaftar di WIPO tidak dibarengi dengan banyaknya paten yang dilisensi atau dikontrak oleh pelaku industri.

    Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristek/BRIN Muhammad Dimyati menyebut, paten yang potensi dilisensi masih rendah.  "Dari 2.842 itu hanya sekitar 10 sampai 15 persennya saja yang sedang diincar oleh industri," kata Dimyati di Universitas Indonesia, Depok, Rabu, 27 November 2019.

    Kondisi tersebut, kata Dimyati, terjadi lantaran paten peneliti Indonesia tidak sesuai dengan kebutuhan industri. Sehingga pelaku industri pun tidak mau melirik.  "Akibatnya paten sekadar paten, ada paten tidak dimanfaatkan industri," tuturnya.

    Hal tersebut tentu harus menjadi perhatian, sebab menurut Dimyati, yang penting bukan hanya pada angkanya tapi juga produktivitasnya.  Maka paten harus sesuai kebutuhan industri.

    "Kita berharap sebetulnya tidak perlu banyak paten. Tetapi betul-betul produktif saja yang memungkinkan dilakukan lisensi saja yang digarap," ujar Dimyati.




    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id