Pengobatan Sel Punca Kini Tak Perlu ke Luar Negeri

    Cindy - 17 Desember 2019 21:21 WIB
    Pengobatan Sel Punca Kini Tak Perlu ke Luar Negeri
    Menristek/Kepala BRIN, Bambang Brodjonegoro saat meresmikan Pusat produksi sel punca dan produk metabolit nasional. Foto: Medcom.id/Cindy
    Jakarta:  Menteri Riset dan Teknologi (Menristek), Bambang Brodjonegoro meresmikan Pusat Produksi Sel Punca dan Produk Metabolit Nasional. Peresmian berlangsung di Ruang Senat Akademik Fakultas, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Salemba. 

    "Saya berterima kasih FKUI sudah sanggup jadi koordinator nasional stemcell (sel punca), yang hasilnya langsung berdampak bagi kesehatan dan memberikan harapan masyarakat," ucap Bambang di FKUI, Salemba, Jakarta Pusat, Selasa, 17 Desember 2019. 

    Bambang menyoroti banyak masyarakat yang keluar negeri demi mendapat pengobatan sel punca. Dengan inovasi sel punca ini, Bambang berharap masyarakat dapat menikmati pengobatan ini tanpa harus ke luar negeri. 

    "Saatnya kita memberikan keyakinan kepada masyarakat, bahwa dokter dan rumah sakit Indonesia sanggup memberikan pengobatan sel punca sama baiknya bahkan lebih baik dari luar negeri," kata Bambang. 

    Bambang ingin harga pengobatan tersebut lebih terjangkau dibanding luar negeri. Dia mendorong FKUI bersama Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan Kimia Farma dapat terus mengembangkan riset kesehatan tersebut.  

    Riset sel punca dari FKUI sendiri telah berjalan sejak tahun 2009. Sel punca adalah sel yang memiliki kemampuan berkembang menjadi berbagai jenis sel-sel spesifik membentuk berbagai jaringan tubuh. 

    Pengobatan ini dapat memperbaiki sel, regenerasi jaringan dan fungsi organ. Pengobatan sel punca masih berada di level satu dan dua antara lain untuk penyembuhan patah tulang, defek tulang, kelumpuhan, diabetes mellitus, luka bakar, osteoporosis, stroke, dan glaukoma.

    Fasilitas produksi sel punca dari FKUI, RSCM dan Kimia Farma ini telah menerima Surat Persetujuan Penggunaan Fasilitas Produksi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada Jumat, 13 Desember 2019. 



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id