Pengamat Soroti Kesenjangan Kualitas Sekolah Negeri dan Swasta

    Ilham Pratama Putra - 25 Juni 2020 18:55 WIB
    Pengamat Soroti Kesenjangan Kualitas Sekolah Negeri dan Swasta
    Pengamat Pendidikan dari Center of Education Regulations and Development Analysis (Cerdas), Indra Charismiadji. Foto: Medcom.id/Citra Larasati
    Jakarta: Pengamat Pendidikan dari Center of Education Regulations and Development Analysis (Cerdas), Indra Charismiadji pengelolaan sekolah swasta di Indonesia masih jauh dari ideal.  Sebab meski memiliki keleluasaan untuk berkembang terutaman dari sisi finansial, namun masih saja banyak yang kualitasnya berada di bawah sekolah negeri. 

    Pernyataan ini disampaikan Indra ketika mengkritisi kegaduhan yang terjadi di sejumlah daerah setiap musim Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Keterbatasan daya tampung sekolah negeri kerap memicu persaingan "sengit" di antara siswa.

    Orang tua berebut masuk sekolah negeri karena keengganan masuk sekolah swasta yang secara kualitas masih banyak yang berada di bawah sekolah negeri.  Sedangkan untuk mendapatkan sekolah swasta yang berkualitas, biasanya orang tua harus "menebusnya" dengan biaya fantastis.  

    Indra menilai, pemerataan kualitas sekolah swasta harus menjadi perhatian khusus di masa mendatang.  "Agar tidak ada kesenjangan kualitas yang terlalu jauh antara sekolah negeri dan sekolah swasta kebanyakan," kata Indra kepada Medcom.id, Kamis, 25 Juni 2020.

    Baca juga:  Baca juga:  Anies: Sekolah Swasta dan Negeri Harusnya Kolaborasi

    Kondisi ini pula yang menurut Indra pernah ia diskusikan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim.  Menurut Indra, Nadiem sepakat jika pengelolaan sekolah swasta harus berdiri sendiri, karena sekolah swasta tidak berada dalam intervensi pemerintah.

    "Kebetulan ini sudah saya bicarakan dengan beliau (Nadiem) dan beliau setuju dengan konsep ini," kata Indra dalam Konferensi Video, Kamis 25 Juni 2020.

    Lebih lanjut Indra menyebut, saat ini Nadiem juga bingung ketika banyak sekolah swasta yang kualitasnya di bawah sekolah negeri. Padahal, sekolah swasta dalam pandangan Nadiem bisa mencari pemasukan sendiri untuk berkembang.

    "Karena beliau lama di luar negeri, beliau bingung kok ada sekolah swasta yang justru kualitasnya di bawah sekolah negeri. Sekolah swasta itu di atas negeri harusnya, karena berbayar," tambah Indra.

    Yang terpenting, kata Indra, sekolah swasta tetap menganut tiga hal. Yakni berideologi Pancasila, memiliki perlindungan kepada anak serta mendapatkan perlindungan konsumen.

    Indra menyebut, idealnya sekolah swasta memiliki kurikulum sendiri. Hingga tata kelola metode pembelajarannya juga disusun secara mandiri.

    "Biarkan sekolah swasta ini berkembang bebas," lanjutnya.

    (CEU)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id